7 Hal yang Bisa Membuat Seseorang Lebih Mudah Digigit Nyamuk Dibanding Orang Lain

7 Hal yang Bisa Membuat Seseorang Lebih Mudah Digigit Nyamuk Dibanding Orang Lain
SEHAT | 10 Juli 2020 11:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Gigitan dan serangan nyamuk merupakan suatu hal yang bisa jadi sangat menyebalkan. Bukan hanya rasa gatal saja, namun juga dengung dari nyamuk ini bisa sangat mengganggu.

Namun tahukah kamu bahwa beberapa orang ternyata lebih mudah menjadi sasaran nyamuk dibanding yang lainnya? Hal ini terjadi karena sejumlah faktor yang menyebabkannya.

Beberapa orang sering merasa bahwa mereka lebih mudah dan sering digigit nyamuk dibanding orang lain. Banyak yang menganggap bahwa hal ini hanya dugaan saja namun ternyata terdapat beberapa hal yang bisa memicu kenyataan tersebut.

Seseorang lebih mungkin digigit nyamuk ketika dia berada dalam kondisi-kondisi tertentu. Dilansir dari Times of India, berikut tujuh alasan mengapa kamu lebih mudah digigit nyamuk dibanding orang lain.

1 dari 3 halaman

Baru Berolahraga

Nyamuk bisa mengenali adanya karbon dioksida walau dalam jarak yang jauh. Usai berolahraga berat, biasanya orang bernapas lebih kencang dan membuang lebih banyak karbon dioksida sehingga nyamuk data. Selain itu, nyamuk juga tertarik dengan asam laktat yang biasa diproduksi setelah berolahraga.

Sedang Sakit

Nyamuk cenderung lebih tertarik dengan orang sakit dibanding terhadap orang yang sehat. Hal ini disebabkan karena temperatur tubuh dan dikeluarkannya karbon dioksida lebih banyak pada kondisi sakit.

2 dari 3 halaman

Memakai Baju Gelap

Warna baju juga bisa jadi penyebab kamu lebih mudah dikerumuni oleh nyamuk. Warna gelap pada baju menyerap lebih banyak nyamuk yang membuat nyamuk menganggapnya lebih menarik.

Bau dari Baju

Ketika berkeringat, tubuh biasanya mengeluarkan bau badan yang khas dan dihasilkan oleh bakteri. Memakai baju dengan bau yang wangi bisa menjadi cara agar kamu tak mudah digigit oleh nyamuk.

3 dari 3 halaman

Minum Bir

Peminum bir lebih mudah digigit oleh nyamuk. Berdasar sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Mosquito Control Association, bir diketahui dapat meningkatkan jumlah etanol di keringat yang disukai oleh nyamuk.

Golongan Darah

Salah satu hal yang sudah banyak diketahui adalah bahwa pemilik golongan darah tertentu lebih mudah digigit nyamuk. Penelitian menyebut bahwa serangga lebih menyukai golongan darah O dibanding yang lainnya.

Bau Kaki

Nyamuk sering menggigit di bagian kaki karena pada bagian tubuh ini, kerap muncul bakteri. Munculnya bakteri ini membuat kaki lebih bau dan nyamuk lebih senang untuk menyerangnya.

Sejumlah hal tersebut bisa menjadi penyebab mengapa kamu lebih mudah digigit nyamuk. Sejumlah faktor tersebut bisa saja kamu ubah untuk menghindari terjadinya gigitan nyamuk yang mengganggu. (mdk/RWP)

Baca juga:
Apa Sih Sebenarnya Fungsi Bulu Ketiak dan Apa Perlu Mencukurnya?
5 Makanan yang Bisa Membantu Mempercepat Penyembuhan Pneumonia
Penggunaan Internet Berlebih pada Remaja Bisa Sebabkan Masalah Pengaturan Emosi
Cegah Penyakit Tidak Menular, Disarankan untuk Lakukan Pemeriksaan 6 Bulan Sekali
Kenali Sejumlah Dampak yang Bisa Dialami Mental Akibat Kebiasaan Tidur Mendengkur

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami