Aman Bagi penderita Diabetes Toko Ini Buat Kue Rendah Karbohidrat dan Gula

Aman Bagi penderita Diabetes Toko Ini Buat Kue Rendah Karbohidrat dan Gula
vinkitchen1770. ©instagram.com/vinkitchen1770
SEHAT | 15 April 2021 18:04 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Ide untuk memulai bisnis bisa berasal dari mana saja termasuk dari kondisi kesehatan yang dimiliki. Hal ini yang dialami oleh pendiri Vinkitchen dalam mendirikan bisnis kue rendah karbohidrat dan gula.

Pada tahun 2018 lalu, usai diagnosis cek kesehatan dokter menunjukan potensi penyakit yang akan diderita suami jika masih tetap mengkonsumsi karbohidrat dan gula dalam jumlah yang berlebihan, Vin dan suami memutuskan untuk mengubah gaya hidup dan pola makan. Salah satu masalah kesehatan yang mungkin muncul adalah Diabetes Melitus (DM) tipe II.

Mereka kemudian hanya mengkonsumsi real food berupa daging, baik ikan, sapi, kambing dan juga ayam. Walau begitu timbul kekhawatiran mengenai camilan sehingga Vin akhirnya mengikuti kursus untuk mencoba membuat kue tanpa tepung dan gula.

“Saya ingin membuat kue-kue yang mempunyai tekstur dan rasa yang sama enaknya dengan kue-kue seperti biasanya tapi rendah karbohidrat & rendah gula, pokoknya secara bentuk dan rasa tidak ada bedanyalah” ujar Vin yakin.

Seiring berjalannya waktu, konsumsi kue yang semula untuk konsumsi pribadi ternyata mendapat sambutan positif banyak orang. Masa-masa awal pandemi menjadi momentum awal Vin menerima pesanan, karena kantor tempatnya bekerja dan banyak perusahaan lain yang mengurangi jam kerja dan menggantinya dengan bekerja dari rumah WFH (Work From Home).

“Alhamdulillah mendapat sambutan yang sangat luar biasa” ujarnya antusias.

“Banyak yang tak percaya bahwa kue yang kami hasilkan tidak menggunakan tepung & gula karena rasanya memang sama dengan kue biasa bahkan mereka mengatakan lebih enak,” sambungnya.

vinkitchen1770
©instagram.com/vinkitchen1770

Menurut Data Kemenkes RI tahun 2018, DM Tipe II adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau ganguan fungsi insulin (resistensi insulin). Jika sudah didiagnosis terkena DM Tipe II, selamanya Anda akan mengonsumsi obat, membatasi asupan karbohidrat dan gula, bahkan bisa jadi terkena beberapa penyakit akibat komplikasi dari DM tipe II seperti gangguan pada mata (retinopati diabetik), kerusakan saraf (neuropati diabetik), kerusakan ginjal (nefropati diabetik), penyakit kardiovaskular, dan lain sebagainya.

Seiring bertambahnya usia, resistensi insulin menurun sehingga mengakibatkan kenaikan gula darah. Namun, sekarang ini banyak sekali kasus-kasus penderita DM tipe II terjadi pada usia muda. International Diabetes Federation melaporkan 463 juta orang dewasa (20-79 tahun) hidup dengan Diabetes Melitus tahun 2019 dan diprediksi meningkat menjadi 700 juta orang pada tahun 2045.

Indonesia merupakan negara keenam dengan jumlah penderita Diabetes Melitus tertinggi di dunia setelah Cina, India, Amerika, Brazil, dan Meksiko (International Diabetes Federation, 2017). Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 melaporkan peningkatan prevalensi kasus Diabetes Melitus pada penduduk berusia 15 tahun yaitu 6,9 persen pada tahun 2013 dan tahun 8,5 persen pada tahun 2018.

Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus pada usia muda ini dapat disebabkan dengan gaya hidup yang cenderung berisiko terhadap penyakit tidak menular seperti mengikuti trend makan cepat saji, trend minuman boba, kopi dan minuman kekinian, serta tidak memperhatikan pola hidup yang sehat dan seimbang. Berdasar penelitian, seseorang yang terdiagnosis diabetes di usia yang lebih muda memiliki risiko progres penyakit dan timbulnya komplikasi yang lebih besar.

Agar menghasilkan kue yang rendah karbohidrat vinkitchen1770 menggunakan tepung rendah karbohidrat dan menggunakan gula 0 kalori, antara lain erythritol. Erythritol berfungsi sebagai pemanis rendah kalori dalam produk sugar free atau less sugar.

Erythritol tidak menambah kadar gula darah karena manusia tidak ada enzim untuk mencerna erythritol ini. Oleh karena itu, erythritol tidak dicerna dan akan dikeluarkan melalui urine. Bagi orang yang diabetes, kelebihan berat badan, atau masalah lain yang terkait dengan sindrom metabolik, erythritol bisa menjadi alternatif pengganti gula yang baik.

Untuk menghasilkan aneka produks seperti Black Forest, Tiramisu, Red Velvet, Choco Valrhona Hazelnut, Kastengel, Kue Kacang Jadul, Almond Choco Chip dan juga Nastar, Vinkitchen telah melakukan uji laboratorium terhadap kue-kue nya sehingga kandugan nutrition fact-nya adalah hasil uji laboratorium dari BBIA (Balai Besar Industri Argo) Kementerian Perindustrian. Tentu saja semua kue tersebut juga dibuat dengan tepung rendah karbohidrat dan gula bebas kalori. (mdk/RWP)

Baca juga:
5 Tips yang Bisa Dilakukan saat Sahur agar Tubuh Tetap Bertenaga
9 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan ketika Perut Kosong dan Sangat Lapar
Efek Samping Labu Siam Bagi Tubuh, Perhatikan Bagaimana Cara Mengolahnya
Tak Konsumsi Susu Sapi Rentan Buat Anak Kekurangan Zat Besi, Begini Cara Mengatasinya
5 Cara Membuat Kopi Jadi Berdampak Maksimal dalam Meningkatkan Energi
Konsumsi Jus Sayuran, Ini Hal Penting yang Perlu Kamu Ketahui

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami