Begini Cara Mudah Bagi Orang Tua Penuhi Kebutuhan Serat pada Anak

SEHAT | 8 September 2019 08:20 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pada usia pertumbuhan, terdapat sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan anak agar tumbuh kembangnya optimal. Tingginya kebutuhan nutrisi tertentu ini terutama terjadi pada saat usia awal bayi.

Anak-anak di masa pertumbuhan, sangat membutuhkan protein. Bukan hanya untuk pertumbuhan fisik tapi juga kemampuan kognitif dan kemampuan otaknya. Terutama di masa kehidupan seribu hari pertama.

Asupan protein juga harus diimbangi dengan serat dan vitamin. Tentunya hal ini agar perkembangan anak optimal. Jangan sampai kelebihan protein tapi kekurangan serat pencernaannya akan bermasalh.

"Menurut riskesdas (riset kesehatan dasar) tahun 2018, sebagian besar orang di Indonesia kekurangan serat. Dan anak di Jakarta usia 1-3 tahun mengonsumsi lemak dan protein lebih tinggi," ungkap dr. Frieda Handayani, konsultan gastrohepatologi Anak dalam acara Bebelac Gold Edukasi Pentingnya Pemenuhan Serat Sejak Dini di Almond Zucchini, Jakarta Selatan.

1 dari 3 halaman

Asupan Serat Anak Sebaiknya 16 Gram Per Hari

Bahkan penelitian lainnya yang dilakukan pada 103 anak usia 2-3 tahun di Jakarta membuktikan bahwa 9 dari 10 anak usia dini hanya mengonsumsi 4,7 gram serat pangan setiap harinya.

"Angka ini jauh dari kecukupan asupan serat dari rekomendasi Kemenkes di tahun 2013 yang menganjurkan anak usia 1-3 tahun untuk mengonsumsi 16 gram serat per hari," katanya.

2 dari 3 halaman

Menu Kaya Serat

Untuk memenuhi asupan serat per hari, seorang anak perlu mengonsumsi serat dari 2 kilogram wortel atau 1,5 kilogram bayam rebus. Namun tentunya hal ini mustahil dilakukan. Oleh karena itu, Frieda menganjurkan untuk membaginya ke dalam beberapa macam makanan.

"Pagi bisa makan 1 mangkuk oat yang mengandung 4 gram serat. Ditambah dengan 1 buah apel dengan kulitnya yang mengandung 2,8-3,6 gram serat," ungkapnya

Di siang hari, menunya bisa berupa 1 lembar roti gandum (2 gram serat) dengan 125 gram sup wortel (1 gram serat). Lalu pada malam hari, mengonsumsi 125 gram spageti gandum (3 gram serat) dan buah dengan kulit (3,5 gram serat).

3 dari 3 halaman

Buah Segar

Asupan buah juga bisa diperbanyak. Buah seperti pepaya, pir, jeruk atau pisang mengandung serat tinggi.

"Kandungan serat dalam 100 gram pepaya adalah 1,6 gram, pir 2,8 gram, jeruk 1,4 gram, pisang ambon 1,9 gram dan apel 2,6 gram. Kalau masih sulit mencukupi kebutuhan serat, bisa dengan dijus, suplemen atau minuman bernutrisi lainnya," tandas Frieda.

Reporter: Cynthia Amanda Male
Sumber: Dream.co.id (mdk/RWP)

Baca juga:
Ingin Makanan Cepat Saji Lebih Sehat? Begini Cara Mudah yang Bisa Kamu Lakukan
Masalah dengan Lingkungan Sekitar Bisa Sebabkan Anak Alami Masalah Pencernaan
4 Cara Terhindar dari Stress Eating yang Mungkin Membuat Berat Badanmu Meningkat
Obat Cacingan Tidak Masalah untuk Dikonsumsi Anak Usia 1 Tahun
Ini Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua Ketika Buah Hati Lakukan Gerakan Tutup Mulut
3 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Jika Kamu Memiliki Sakit Punggung