Benarkah Berendam di Air Bisa Buat Menstruasi Jadi Berhenti?

Benarkah Berendam di Air Bisa Buat Menstruasi Jadi Berhenti?
SEHAT | 15 Juli 2020 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Terdapat banyak pandangan dan mitos yang beredar seputar menstruasi. Salah satunya adalah bahwa berendam di air atau di kolam renang bisa menghentikan menstruasi.

Walau terdengar konyol, faktanya banyak yang percaya dengan anggapan tersebut.

"Hal ini merupakan salah satu miskonsepsi yang umum bahwa menstruasi wanita bakal berhenti ketika dia di dalam air, padahal hal ini tidak terjadi," terang Temeka Zore, MD, OB/GYN, endokrinologis reproduktif dari Spring Fertility dilansir dari Refinery29.

"Walau saya tidak mengetahui asal mitos ini, namun saya membayangkan bahwa hal ini telah diteruskan terus menerus karena memang banyak terjadi ketika wanita tengah di dalam air," sambungnya.

Alasan mengapa darah tidak keluar ketika kamu berada di dalam air bisa disebabkan karena kondisi mengapung. Daya apung ini menyebabkan muncul tekanan ke atas yang memaksa obyek untuk mengapung di atas air.

"Tekanan dari air bisa membuat darah tidak mengalir keluar dari vagina (atau genital)," terang Jennifer Linhorst, MD, OB/GYN dari Colorado.

1 dari 1 halaman

Walau hal ini tidak membuat darah menstruasi mengalir keluar, namun tetap disarankan untuk menggunakan tampon atau menstrual cup saat berenang. Tidak disarankan untuk menggunakan pembalut karena bukan hanya menyerap darah tapi juga jadi menyerap air ketika sedang berenang hingga memunculkan rasa tak nyaman

"Batuk atau bersin mungkin bisa menghilangkan tekanan ini, sehingga sejumlah darah keluar, terutama ketika aliran menstruasi seseorang sedang deras," terang dr. Linhorst.

"Hal ini tidak bakal terlalu kentara di dalam air, namun tetap bisa meninggalkan noda di baju renang," sambungnya.

Dr. Zore menyatakan bahwa ketika kamu keluar dari air, darah bakal kembali keluar.

Manfaat Berendam dan Berenang saat Menstruasi

Berenang dan berendam pada saat menstruasi bisa bermanfaat pada dirimu. Berendam air panas bisa menstimulasi tekanan darah sehingga bisa membantu meringankan kram.

Berenang di kolam atau di laut juga bisa menjadi salah satu bentuk olahraga. Berdasar penelitian, hal ini diketahui bisa meredakan rasa sakit dan nyeri menstruasi. (mdk/RWP)

Baca juga:
5 Hal yang Bisa Menyebabkan Terjadinya Perubahan Fisik pada Testis Pria
Agar Lebih Mudah Punya Momongan, Harus Seberapa Sering Pasangan Bercinta?
7 Penyebab Telat Datang Bulan Selain Hamil, Waspadai Bahayanya
Brief atau Boxer, Mana Jenis Celana Dalam yang Terbaik untuk Pria?
Hindari Pandangan Tabu ketika Mengajari Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi
Kenali Penyebab Kencing Nanah dan Cara Mengobatinya dengan Benar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami