Berlebaran di Masa Pandemi COVID-19, Waspadai Sejumlah Masalah Kesehatan Ini

Berlebaran di Masa Pandemi COVID-19, Waspadai Sejumlah Masalah Kesehatan Ini
ilustrasi lebaran. liputan6.com
SEHAT | 18 Mei 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pada saat Lebaran di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, terdapat sejumlah masalah kesehatan yang rentan terjadi. Masalah kesehatan ini bisa memperburuk kondisi seseorang dan sebaiknya dicegah terutama pada masa pandemi COVID-19.

Akademisi dan Praktisi Klinis, Ari Fahrial Syam, memaparkan peningkatan penyakit setelah Lebaran di era pandemi COVID-19. Walaupun secara teori seharusnya orang menjadi lebih sehat lantaran melaksanakan puasa Ramadan selama 30 hari, tapi kenyataannya tidak sedikit orang yang kebablasan di saat Idul Fitri.

Ari, menjelaskan, tubuh melakukan proses detoksifikasi, pengontrolan gula darah, dan kolesterol saat seseorang berpuasa di bulan Ramadan. Selain itu, tercapainya ketenangan jiwa yang optimal sehingga orang-orang yang berpuasa akan dilahirkan sebagai seorang bayi dengan kondisi yang bersih.

"Akan tetapi faktnya, banyak juga masyarakat yang mendapatkan sebaliknya setelah puasa Ramadan berakhir, terjadi gangguan kesehatan bahkan sampai mengalami kecacatan dan kematian," kata Ari.

Berbagai penyakit kronik, lanjut Ari, umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah Lebaran. Apalagi seseorang di rumah saja atau stay at home dan tidak banyak bergerak lantaran tidak ada acara berkunjung selama masa pandemi COVID-19.

Baca Selanjutnya: Disebabkan oleh Makanan dan Minuman...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami