Biasa Muncul Tanpa Gejala, Osteoporosis Perlu Dicegah Sejak Dini

Biasa Muncul Tanpa Gejala, Osteoporosis Perlu Dicegah Sejak Dini
Ilustrasi osteoporosis. ©shutterstock.com/Maria Sbytova
SEHAT | 16 April 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Salah satu masalah tulang yang rentan dialami oleh banyak orang adalah osteoporosis. Masalah ini tidak boleh dipandang sepele terutama karena biasanya tidak ada gejala yang menyertai.

“Karena pengeroposan terjadi di dalam tulang yang tidak menimbulkan nyeri dan sebagainya. Gejala itu baru muncul kalau sudah mengalami patah tulang atau retak pada tulang. Oleh karena itulah jangan sampai terlambat mengetahui ada osteoporosis,” terang Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr. Bagus Putu Putra Suryana, dalam Media Briefing Virtual beberapa waktu lalu.

Menurut Bagus, pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak dini yang disebut dengan menabung tulang. Ia menyebut osteoporosis tidak hanya harus menjadi perhatian bagi lansia, tetapi anak-anak dan remaja sudah harus diingatkan tentang penyakit tulang ini.

“Tulang itu dibentuk dengan baik, saat muda, dari masa anak-anak, remaja, sampai dewasa sehingga di kemudian hari ketika memasuki usia lanjut dapat beraktivitas dengan tulang yang kuat,” ujarnya.

“Osteoporosis tidak hanya terjadi pada usia lansia, bahkan pada anak-anak pun bisa mengalami osteoporosis kalau dari awal pertumbuhan tulangnya tidak bagus,” ungkap Bagus.

Untuk memastikan apakah seseorang menderita osteoporosis atau tidak, akan dilakukan pemeriksaan bone mineral density (BMD). Namun, sayangnya fasilitas ini baru tersedia di beberapa kota besar di Indonesia.

Baca Selanjutnya: Wanita Lebih Banyak Menderita Osteoporosis...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami