Hendak Berolahraga Ketika Puasa? Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini

SEHAT | 8 Mei 2019 13:08 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Walau tengah menjalani ibadah puasa Ramadan, olahraga merupakan hal yang tak boleh ditinggalkan. Ketika berolahraga di bulan puasa ini, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan terutama jika kamu merupakan penderita diabetes.

Juwalita Surapsari, dokter spesialis gizi klinik mengatakan bahwa kamu disarankan untuk melakukan olahraga dengan intensitas ringan menjelang waktu berbuka puasa. Ini berlaku khususnya pada orang dengan diabetes.

"Contohnya jalan menjelang waktu buka kira-kira 30 menit cukup. Intinya jangan cari olahraga yang membuat keringatnya keluar banyak," kata Juwalita dalam sebuah temu media di Senayan, Jakarta.

Pada orang yang rentan dehidrasi, berkeringat terlalu banyak rentan membuat mereka mengalami masalah tersebut. Di sini, olahraga adalah aktivitas yang membantu kerja insulin.

Setelah berolahraga, segera gantikan gula yang hilang saat berbuka puasa. Untuk asupan yang disarankan, selain air putih, kamu bisa mengonsumsi buah-buahan yang mengandung gula alami serta serat.

Untuk olahraga yang tepat pada orang diabetes, boleh saja melakukan kegiatan seperti angkat beban untuk menaikkan massa otot. Namun, berikan tubuh beban yang tidak terlalu berat.

"Atau juga bisa senam-senam ringan," kata Juwalita menambahkan,

Sementara itu, bagi orang yang tidak memiliki kondisi kesehatan apapun, olahraga juga boleh dilakukan. Meski begitu, tetap ada aturan yang harus dipatuhi. Khususnya untuk menghindari dehidrasi seperti pada kulit.

"Olahraga akan lebih optimal apabila dilakukan setelah berbuka puasa karena kebutuhan dan eksresi cairan yang meningkat ketika olahraga," kata dokter spesialis dermatologi dan venereologi, Ika Anggraini dalam temu media yang berbeda.

Mengutip dr. Theresia Rina Yunita dalam Klikdokter.com, kamu sesungguhnya boleh berolahraga di pagi hari. Waktu yang tepat adalah usai sahur. Di sini karena tubuh masih memiliki energi yang cukup untuk melakukan olahraga.

Namun, agar menghindari telat sahur dan hal-hal lainnya seperti mempersiapkan diri berangkat kerja, olahraga biasanya dilakukan di sore hari. Theresia mengatakan, kamu bisa berolahraga sebelum atau sesudah buka puasa.

"Misalnya 30–60 menit menjelang beduk. Atau bisa juga setelah berbuka puasa," tandas Theresia.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Benarkah Olahraga Menggunakan Jaket Bisa Buat Bobot Tubuh Susut Lebih Cepat?
Sering Begadang, Komposisi Makanan Sangat Penting untuk Imbangi Gaya Hidup
4 Cara Sederhana Perangi Diabetes dari Dalam Rumah
Ini Penyebab Mengapa Daya Tahan Tubuh Menurun Ketika Sedang Puasa
5 Tips yang Bisa Ubah Pria dari Loyo Jadi Jago di Ranjang
Menurut Ahli, Begini Cara untuk Atasi Masalah Sakit Punggung

(mdk/RWP)