Idealnya, Seberapa Sering Sebaiknya Seseorang Melakukan Testing COVID-19?

Idealnya, Seberapa Sering Sebaiknya Seseorang Melakukan Testing COVID-19?
SEHAT | 27 November 2020 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Salah satu cara untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 adalah dengan melakukan lebih banyak pemeriksaan. Walau begitu, pada diri seseorang, berapa kali idealnya tes dilakukan?

Kepala Subbidang Tracking Satuan Tugas COVID-19 Kusmedi Priharto menerangkan, intensitas atau frekuensi testing tergantung dari sisi profesi sebagai tenaga medis dan kesehatan maupun masyarakat.

"Sebenarnya kalau di institusi kesehatan ya di rumah sakit, sebaiknya seorang dokter ataupun paramedis yang ada di sana, minimal 2 minggu sekali dia melakukan tes COVID-19 atau seminggu sekali. Itu secara protokol dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah dianjurkan," terang Kusmedi saat dialog di Media Center COVID-19.

"Bahwa tenaga kesehatan harus selalu testing, bergejala ataupun tidak gejala. Nah, itu saja kata-katanya sudah menjadi menjelaskan bahwa penyakit ini kadang-kadang susah ditebak gejalanya, maka testing-lah supaya kamu tahu, kamu terjangkit COVID-19 atau tidak," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Jika Merasa Diri Tidak Enak...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami