Infeksi pernapasan saat bayi tingkatkan risiko diabetes

SEHAT | 3 Juli 2013 10:34 Reporter : Kun Sila Ananda

Merdeka.com - Meski terlihat sepele, namun penyakit seperti infeksi pernapasan ringan yang terjadi ketika anak berusia nol sampai enam bulan bisa meningkatkan risiko anak untuk terkena diabetes tipe-1 hingga dua kali lipat. Jika anak terkena infeksi pernapasan saat berusia enam bulan sampai 12 bulan, risiko akan berkurang menjadi 32 persen.

Meski begitu, peneliti menekankan bahwa hal ini bisa jadi tak berlaku sama bagi semua anak, karena penelitian ini hanya dilakukan pada anak yang memiliki risiko diabetes tinggi, yaitu anak yang memiliki sejarah keluarga memiliki penyakit diabetes.

"Secara umum, sistem kekebalan tubuh masih dalam masa perkembangan ketika anak-anak masih bayi. Untuk itu, sistem imun masih rapuh jika mendapatkan tantangan dari virus penyebab infeksi," ungkap penulis penelitian Andreas Beyerlein, dari Institute of Diabetes Research di Munich, seperti dilansir oleh US News (01/07).

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengikuti 148 anak berusia di bawah tiga bulan. Semua bayi memiliki anggota keluarga dan kerabat yang memiliki diabetes tipe-1. Peneliti mencatat sejarah infeksi yang dialami bayi serta penyakit apa saja yang pernah diderita oleh anak tersebut sampai mereka berusia tiga tahun.

Pada akhir penelitian, ilmuwan menemukan bahwa anak yang terkena infeksi pernapasan saat berusia enam bulan pertama memiliki risiko terkena diabetes tipe-1 dua kali lipat lebih besar dibanding anak yang tak mengalami infeksi pernapasan. Beyerlein menjelaskan bahwa tak hanya jumlah infeksi yang berpengaruh, melainkan juga waktu dan usia anak ketika terkena infeksi.

Lebih lanjut, Beyerlein menyarankan agar orang tua yang memiliki anak berisiko terkena diabetes tipe-1 menjaga anak mereka dari kemungkinan infeksi pernapasan saat masih bayi. Hal ini perlu untuk menghindari bertambahnya risiko anak terkena diabetes saat dewasa. Peneliti akan melakukan penelitian lagi untuk mengidentifikasi jenis virus yang bisa menyebabkan infeksi dan menyebabkan bertambahnya risiko diabetes pada bayi.

(mdk/kun)