Ini Alasan Mengapa Lebih Baik Hanya Memiliki 2 Anak

SEHAT | 29 Agustus 2019 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Batasan dua anak dalam keluarga sudah lama menjadi salah satu program di Indonesia melalui program Keluarga Berencana (KB). Menurut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo memang ada alasan ilmiah di baliknya.

"Dua anak cukup atau dua anak lebih sehat itu adalah kenyataan. Walaupun tidak diprogramkan, secara medis itu memang lebih sehat dibandingkan punya tiga anak atau lebih," kata Hasto saat ditemui khusus oleh Liputan6.com di Kantor Pusat BKKBN Jakarta Timur.

Menurut data-data ilmiah, angka kematian ibu lebih tinggi saat melahirkan untuk ketiga, keempat atau kelima kalinya. Selain itu, risiko kematian bayi juga meningkat pesat di anak ketiga, keempat, kelima dan seterusnya.

"Jadi, dua anak cukup ini bukan soal local genious atau budaya tapi cenderung masalah biologis saja. (Dua anak cukup) itu bukan bahasa program melainkan bahasa kedokteran karena kalau melahirkan tiga anak banyak ibu meninggal karena pendarahan," lanjut pria yang juga dokter kebidanan dan kandungan konsultan ini.

Hasto menjelaskan ketika seorang wanita hamil anak ketiga maka kondisi rahim lebih kendur dibandingkan saat hamil pertama dan kedua. Kondisi itu membuat ibu melahirkan secara spontan di kehamilan ketiga cenderung kontraksi lebih sulit, sehingga pendarahan lebih banyak.

"Itu sebabnya, kalau ibu yang melahirkan ketiga atau lebih di bidan atau dukun, sering tidak tertolong," tutur pria yang juga konsultan fertilitas ini.

Reporter: Benedikta Desideria
Sumber: Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
4 Manfaat yang Bisa Diperoleh dari Merencanakan Jumlah Anak Sebelum Kehamilan
Begini Cara yang Disarankan Psikolog untuk Buat Anak Lebih Bertanggungjawab
Awasi Anak dan Remaja dari Karya Seni yang Mengandung Unsur Bunuh Diri
Penggunaan Gadget Secara Berlebihan Ancam Kesehatan Otak Anak dan Remaja
Pada Milenial, Ayah Lebih Terlibat Aktif dalam Pengasuhan Anak
Orangtua Harus Tega dalam Membatasi Ketika Anak Bermain Gadget

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.