Ini Penyebab Mengapa Kita Terkadang Terbatuk-Batuk Usai Makan

Ini Penyebab Mengapa Kita Terkadang Terbatuk-Batuk Usai Makan
Ilustrasi Batuk. ©medicalnewstoday.com
SEHAT | 26 Oktober 2021 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Setelah makan, terdapat banyak respons yang bisa keluar dari seseorang. Ada yang mudah bersendawa usai makan, ingin buang air besar setelah makan, dan bahkan ada yang jadi mudah terbatuk-batuk setelah makan.

Kondisi ini bisa berupa tersedak ketika kamu tengah makan atau juga terbatuk-batuk setelah makan sekelasi. Kondisi ini bisa terjadi karena makanan dan minuman yang kita konsumsi masuk ke saluran yang salah. Hal ini bahkan juga bisa terjadi karena air liur kita sendiri.

"Menelan makanan bahkan cairan atau air liur kita sendiri merupakan proses yang sangat kompleks dan pada setiap langkah dan bahkan pada banyak proses, kesalahan bisa terjadi dan berujung pada sejumlah gejala," terang Brian Riff, MD, gasentrologis dari Associated Gastroenterology Medical Group in California, dilansir dari Popsugar.

Batuk sendiri merupakan respons alami yang bakal muncul ketika terjadi kesalahan pada proses makan ini. Hal ini merupakan cara tubuh untuk mencegah partikel asing seperti bakteri, makanan, dan asam lambung masuk ke paru-paru.

2 dari 3 halaman

Masalah Kesehatan yang Bisa Memicu Batuk Setelah Makan

Walau begitu, ketika kamu batuk berkali-kali setelah makan, hal ini bisa jadi merupakan tanda adanya masalah kesehatan dan bukan sebatas refleks alami. Salah satu penyebab kondisi ini adalah masalah asam lambung atau GERD.

Bagi seseorang yang mengalami GERD, asam lambung bisa kembali dari perut hingga ke kerongkongan sehingga memicu batuk-batuk. GERD ini juga bisa menimbulkan sejumlah gejala seperti heartburn, sakit tenggorokan, serta bahkan suara serak.

Walau hal ini bisa disebabkan oleh GERD dan pada sejumlah kasus disebabkan oleh disfagia atau kesulitan menelan, hal ini bisa terjadi karena hal lain. Dr. Riff mengatakan bahwa sejumlah partikel dan bumbu makanan bisa memmicu pusat batuk sehingga memproduksi refleks batuk.

3 dari 3 halaman

Makanan Penyebab Batuk

batuk

Sejumlah makanan tertentu yang kamu konsumsi juga bisa menjadi penyabab batuk ini. Makanan yang paling rentan menyebabkan masalah ini adalah makanan pedas karena memiliki kandungan capsaicin di dalamnya.

Makanan tinggi kandungan asam sitrat seperti lemon dan jeruk nipis juga bisa menjadi penyebab masalah ini. Makanan lain yang bisa menjadi penyebab masalah ini adalah makanan mengandung asam asetat seperti cuka atau acar.

Selain menghindari sejumlah makanan, cara makan yang kamu lakukan juga bisa sangat berpengaruh terhadap terjadinya batuk setelah makan. Kamu bisa makan secara perlahan, duduk tegak ketika makan, serta minum sedikit air di antara suapan untuk menurunkan risiko batuk ini.

Ketika sejumlah hal ini sudah kamu lakukan namun batuk tetap terjadi, hal ini mungkin akan menimbulkan kekhawatiran pada dirimu. Pada kondisi ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasinya. (mdk/RWP)

Baca juga:
5 Manfaat Sehat yang Bisa Diperoleh di Balik Rasa Manis dan Asam Kedondong
Hendak Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ketahui Rekomendasi Pola Makan Sehat
Kenali 3 Bentuk Malanutrisi yang Rentan Dialami Pasien Kanker Anak
10 Makanan yang Tidak Boleh Dipanasi Menggunakan Microwave
5 Manfaat Sehat yang Bisa Diperoleh dari Konsumsi Buah Nangka Muda atau Tewel
Makan Buah dan Sayur serta Berolahraga Bisa Buat Diri Jadi Bahagia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami