Jangan pernah remehkan gejala infeksi saluran kemih!

SEHAT | 27 Mei 2015 16:05 Reporter : Yoga Tri Priyanto

Merdeka.com - Infeksi saluran kemih adalah kondisi yang sering dialami wanita dan menjadi yang paling menyakitkan ketiga setelah melahirkan dan menstruasi. Untuk itu, Anda diharapkan dapat menghindari hal tersebut.

Kunci pertama adalah jangan pernah menganggapnya sebagai sesuatu yang musiman. Artinya kebanyakan wanita sering menanggapi itu sebagai hal biasa. Faktanya hal ini dapat berakibat fatal di masa depan.

Menurut lansiran Helath Me Up (27/05), ada banyak penyebab yang membuat wanita mengalami infeksi saluran kemih, di antaranya adalah menahan kencing dalam yang lama, batu ginjal, diabetes, tidak membersihkan Mrs. V setelah buang air, hubungan seksual, dan lain sebagainya.

Di banding pria, wanita lebih rentan terjangkit penyakit ini karena memiliki uretra yang lebih pendek. Sehingga memungkinkan bakteri mudah masuk ke kandung kemih. Banyaknya bakteri dan jamur yang menempel di dinding saluran kemih menyebabkan infeksi.

Sebagian besar dari wanita menopause mengalami infeski saluran kemih. Hal ini disebabkan oleh esterogen yang bertindak sebagai perisai pelindung terhadap infeksi bakteri tengah mengalami penurunan kinerja. Sehingga sangat rentan mengalami infeksi ini.

Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Tidak terlalu serius sebenarnya, namun pengobatan sesegera mungkin sangat dianjurkan. Sebab jika dibiarkan akan merambat hingga ke kandung kemih dan bahkan ginjal. Dokter menyarankan untuk periksa sampel urin. Langkah yang paling mudah adalah jangan pernah menahan kencing terlalu lama. Kemudian Anda juga harus buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan seks.

Selain itu, Anda juga dapat minum banyak air, untuk mengencerkan urin dan membersihkan bakteri dari saluran kemih sebelum infeksi berkembang. Hindari makanan berminyak dan pedas, kafein, serta alkohol. Cara terakhir adalah meminum obat yang telah dianjurkan oleh dokter.

Semoga bermanfaat!

Pabrik di Klaten bantah oplos susu dengan obat berbahaya

Ilmuwan Jerman sebut buang air jongkok lebih menyehatkan

'Aspek kualitas RS di Indonesia berkelas internasional'

Ini kaitan antara emosi dan penyakit menurut Irma Rahayu

(mdk/ega)