Kasus DBD di Berbagai Daerah Indonesia Diprediksi Bakal Turun Pada Februari

Kasus DBD di Berbagai Daerah Indonesia Diprediksi Bakal Turun Pada Februari
SEHAT | 28 Januari 2019 19:15 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pada tiga bulan terakhir, beberapa provinsi di Indonesia melaporkan adanya kasus demam berdarah dengue (DBD). Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, dr Siti Nadia Tarmizi ada 8-10 provinsi yang mengalami tren peningkatan ini. lalu kapan tren kasus ini bakal berakhir?

"Kalau melihat tren dari tahun-tahun sebelumnya, biasanya sekitar Februari cenderung turun atau sudah bisa dikendalikan," kata Nadia saat dihubungi Health-Liputan6.com.

Pada Februari, kata Nadia, berbagai pihak sudah melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk sehingga jumlah nyamuk akan berkurang. Itu artinya jumlah kasus DBD pun menurun.

"Sebenarnya kalau kita waspada,cepat melakukan pemberantasan sarang nyamuk, jumlah nyamuk akan berkurang otomatis jumlah kasus menurun," kata Nadia.

Tentu Anda pasti tidak ingin terkena DBD. Nah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menekan kemungkinan terkena DBD yakni:

1. Memastikan rumah bebas nyamuk dan jentik nyamuk

"Harus dimulai dari kita sendiri, penularannya kan di rumah. Jadi harus memastikan rumah bebas nyamuk. Harus dibersihkan dan tidak ada jentik nyamuk di rumah," kata Nadia.

2. Jaga daya tahan tubuh

"Di tengah-tengah perubahan cuaca seperti ini jagalah daya tahan tubuh. Karena kan di saat seperti ini cenderung sakit, jadi jaga daya tahan tubuh ya," saran Nadia.

3. Curiga bila demam mendadak

Kala kasus DBD merebak, bila tubuh demam 1-2 hari segera ke klinik atau puskesmas terdekat.

"Kan gejala yang khas itu demam tinggi dan ada bintik merah. Kadang, belum sampai ke bintik merah atau demam hanya sedikit, itu sudah demam berdarah. Maka perlu pemeriksaan darah untuk memastikan apakah DBD atau bukan," kata Nadia.

4. Pola nyamuk menggit pada pagi dan sore

Nyamuk betina Aedes aegypti yang membawa virus dengue menggigit di pagi dan sore hari. Oleh karenanya, orangtua harus memastikan anak-anak terhindar dari gigitan nyamuk.

Reporter: Benedikta Desideria
Sumber: Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Tanpa Demam Tinggi dan Bintik Merah, DBD Ternyata Juga Bisa Muncul
Begini Cara Mudah Terhindar dari Demam Berdarah di Musim Hujan
Sejumlah Efek Menyehatkan dari Berkebun dan Memasang Tanaman di Dalam Rumah
4 Cara Mudah Meredakan Rasa Cemas yang Tengah Mendera
Sejumlah Khasiat Tak Terduga yang Dikandung Oleh Sesiung Bawang
Waspada! Jangan Sembarangan Pasang Behel Selain di Dokter Gigi
Masalah Kesehatan di Film Glass yang Berasal dari Penyakit di Dunia Nyata

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami