Kebiasaan 'Balas Dendam' Saat Buka Puasa Malah Bisa Buat Tubuh Semakin Gemuk

SEHAT | 19 Mei 2019 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Setelah sepanjang hari berpuasa, waktu buka puasa bisanya dijadikan ajang 'balas dendam' untuk membuat perut terisi penuh kembali. Kebiasaan ini ternyata tidak baik terutama ketika kita langsung makan dalam porsi yang besar.

Triyani Kresnawan, Dietisien Instalasi Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mengatakan bahwa saat buka puasa, seringkali kita dihidangkan dengan banyak makanan yang membuat seseorang lapar mata. Ini membuat orang rentan makan berlebihan.

Mengendalikan diri ini bisa dilakukan dengan cara makan secara bertahap dan dimulai dari porsi kecil. Buka bisa diawali dengan konsumsi buah-buahan terlebih dahulu.

"Jangan langsung makan besar. Tubuh kita sudah beristirahat selama sekitar 14 jam. Sehingga, makan dengan porsi kecil dulu," kata Triyani dalam temu media di gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta.

Selain itu jangan makan secara terburu-buru. Pastikan makanan telah dikunyah dulu hingga 30 kali sebelum ditelan.

"Karena kalau lapar kan kita jadi terburu-buru, langsung ditelan. Kasihan pencernaan. Kalau mengunyah 30 kali, makanan kita akan terpecah dan membantu pencernaan," kata Triyani menjelaskan.

Triyani menjelaskan, seharusnya bulan puasa juga menjadi saat tepat untuk menurunkan berat badan. Namun, ketika pola makan saat sahur dan berbuka berlebihan yang terjadi malah sebaliknya.

"Bukan malah lemak yang turun tapi berat badan bertambah. Sehingga di akhir puasa berat badan bukannya turun," tandas Triyani.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini Hal yang Bisa Dilakukan Orangtua dalam Membiasakan Anak Berpuasa Ramadan
Bagi Penderita Diabetes, Cermati Makanan dan Minuman yang Dikonsumsi Saat Puasa
Bagi Penderita Diabetes, Waspadai Gula Darah Rendah Selama Bulan Ramadan
Begini Cara Mudah Cegah Kurangnya Nutrisi Ketika Tengah Berpuasa
Berpuasa Bisa Buat Kamu Menua Lebih Lambat



(mdk/RWP)