Kebiasaan jorok, pria lajang hanya ganti seprai 4 kali setahun

Kebiasaan jorok, pria lajang hanya ganti seprai 4 kali setahun
SEHAT | 24 Agustus 2013 17:14 Reporter : Kun Sila Ananda

Merdeka.com - Sebuah survei terbaru mengungkap fakta mengejutkan tentang pria lajang. Mereka mengungkap bahwa pria lajang biasanya hanya mengganti seprai mereka hanya empat kali setahun. Secara umum mereka mengganti seprai tiga bulan sekali.

Survei ini dilakukan oleh perusahaan kasur di Inggris, Ergoflex pada pria lajang berusia 18 - 25 tahun. Uniknya, survei ini juga mengungkap bahwa banyak pria tak menyadari kebiasaan jorok yang mereka miliki.

Mereka menemukan bahwa hampir setengah responden (49%) merasa kebiasaan jorok tersebut bisa diterima oleh orang lain. Sementara itu, sekitar 19 persen pria lajang mengaku tak peduli dengan kebiasaan tersebut.

Di sisi lain, wanita lajang yang disurvei mengaku mengganti seprai mereka setiap 2,5 minggu sekali. Sementara pria atau wanita yang menjalani hubungan romantis mengganti seprai mereka lebih sering. Meski begitu, sekitar 81 persen pasangan mengaku bahwa wanita yang biasanya mengurus masalah seprai.

Pria dan wanita di usia dewasa dan tua, yaitu sekitar 35 hingga 50 tahun justru lebih peduli pada kebersihan seprai mereka. Mereka biasanya mengganti seprai setiap seminggu sekali, seperti dilansir oleh NY Daily News (23/08).

"Kesampingkan dulu masalah romantis, hal ini lebih berisiko dalam hal kesehatan. Kasur yang tak bersih bisa mengundang serangga yang tak diinginkan, seperti kutu busuk dan kutu dalam debu," ungkap Steven Willis dari Ergoflex.

Lantas, seberapa sering seharusnya seprai diganti? Good Housekeeping menyarankan untuk mengganti seprai setiap dua minggu sekali. Sementara untuk linen, sebaiknya diganti setiap minggu. Bagaimana dengan Anda, biasanya berapa minggu sekali seprai di rumah diganti? (mdk/kun)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami