Kehamilan Bisa Timbulkan Efek Setara Penuaan pada Wanita

SEHAT | 23 Oktober 2019 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Kehamilan bisa jadi suatu masa yang paling menantang bagi wanita. Pada saat ini, seseorang bakal mengalami perubahan di tubuh dan butuh untuk menjaga kesehatan dengan pola makan yang ketat dan menyehatkan untuk bayi.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap efek kehamilan pada wanita. Dilansir dari Medical Daily, berdasar penelitian terbaru diketahui bahwa kehamilan bisa mempercepat proses penuaan.

Penelitian ini telah dipublikasikan pada jurnal Scientific Reports. Diketahui bahwa telomer, bagian ujung dari kromoson yang merespons usia, menjadi empat bulan hingga empat tahun lebih tua pada wanita setiap kehamilan.

Telomer secara alami bakal semakin pendek pada manusia seiring usia. Kebiasaan merokok, indeks massa tubuh yang tinggi, serta stres yang meningkat selama kehamilan bisa mempercepat proses pemendekan pada telomer ini.

Perubahan pada telomer telah dihubungkan pada sel mati dan meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan diabetes. Pada penelitian ini, terdapat lebih dari 800 wanita pada usia awal 20an di Filipina.

1 dari 2 halaman

Semakin Sering Hamil, Semakin Terlihat Tua

Tim peneliti menganalisis kehamilan dan usia epigenetik melalui tes DNA. Temuan menunjukkan bahwa semakin sering seseorang hamil, maka dia bakal tampak lebih tua secara biologis.

Walau begitu, peneliti terkejut bahwa walau wanita yang menunjukkan penuaan lebih cepat setelah setiap kehamilan tampak lebih muda secara epegenetik ketika tengah mengandung bayi.

"Mengapa seorang wanita tampak lebih mudah secara epigenetik selama kehamilan dan lebih tua secara epigenetik setelah kehamilan berkali-kali?" Calen Ryan, antropolog biologis dari Northwestern University.

"Bisa jadi bahwa darah ibu terkontaminasi dengan darah bayi atau sel darah bayi, hal ini masih perlu kita pahami," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Ada Pengecualian

Dan Eisenbergm salah satu peneliti di University of Washington, melanjutkan penelitian untuk memahami lebih lanjut efek kehamilan terhadap penuaan. Dia kini mempelajari kelompok wanita yang sama dan berencana untuk menganalisis panjang telomer sebelum dan setelah kesehatan.

Walau begitu, penelitian sebelumnya mengungkap bahwa efek kehamilan secara potensial tidak berujung pemendekan telomer dan mempercepat penuaan karena stres. Penelitian pada 2016 menunjukkan bahwa wanita dengan anak di Guatemala memiliki telomer lebih panjang walau sudah melahirkan. (mdk/RWP)

Baca juga:
4 Cara Mengatasi Nyeri Akibat Infeksi Saluran Kemih yang Bisa Membahayakan Ibu Hamil
Morning Sick Parah yang Dialami Ibu Hamil Bisa Sebabkan Masalah Autisme pada Anak
Hindari Anemia pada Ibu Hamil dengan Perbaiki Asupan Nutrisi yang Dimiliki
Partikel dari Polusi Udara Bisa Masuk Hingga Plasenta Ibu Hamil
3 Hal yang Harus Dilakukan Ibu Hamil Berisiko Tinggi Agar Bayi Lahir Sehat
Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Stres yang Dialami Ibu Hamil

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.