Kemenkes Jelaskan bahwa Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri

Kemenkes Jelaskan bahwa Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri
Cacar Monyet. ©CDC's Public Health Image Library
SEHAT | 27 Mei 2022 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Ketakutan terkait masuknya penyakit cacar monyet atau monkeypox merupakan hal yang menjadi perhatian bagi banyak orang. Ketidaktahuan terkait infeksi serta bagaimana cara penanganannya menjadi pertanyaan bagi banyak orang.

Penyakit cacar monyet (monkeypox) yang tengah melanda sejumlah negara di dunia, menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Mohammad Syahril, dapat sembuh sendiri. Walau begitu, masyarakat diharapkan memerhatikan tahapan gejala yang dialami.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kemenkes, masa inkubasi cacar monyet biasanya 6 sampai 16 hari. Bahkan ada juga yang bisa 5 sampai 21 hari.

"Yang perlu diketahui gejalanya ada dua tahapan. Pertama disebut dengan gejala awal. Gejala ini berlangsung satu sampai tiga hari. Tandanya, demam tinggi, demamnya di atas 38 derajat," terang Syahril saat konferensi pers Perkembangan Kasus Hepatitis Akut dan Cacar Monyet di Indonesia di Jakarta pada Selasa, 24 Mei 2022.

"Kemudian sakit kepala yang luar biasa. Nah, serupa yang terjadi seperti cacar lain, yaitu adanya pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, lalu ke badan. Dari ketiak ke selangkangan."

Gejala pembesaran kelenjar getah bening terjadi pada fase awal dari satu sampai tiga hari setelah terinfeksi virus Human monkeypox.

"Kalau berlanjut (gejalanya), maka masuk fase erupsi atau fase paling infeksius. Tanda-tandanya, timbul ruam-ruam cacar di kulit, terutama di muka yang mulai menyebar ke tangan. Kalau dia sudah menyebar ke tangan-tangan menjadi ciri khas cacar," lanjut Syahril.

"Dibutuhkan tiga minggu sampai ruam atau lesi hilang. Dan sebenarnya (cacar monyet) bisa sembuh sendiri ya dengan ditandai rontoknya ruam-ruam atau lesi-lesi tadi. Sebagian menimbulkan bekas seperti bopeng, tapi itu bisa sembuh sendiri," sambnungnya.

2 dari 2 halaman

Sembuh Sendiri Tanpa Perawatan

Pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), monkeypox yang terdeteksi sejauh ini masih tergolong ringan. Kasus cacar monyet yang terjadi di beberapa negara Eropa terbilang misterius, sebab orang yang terjangkit tak ada riwayat perjalanan ke Afrika.

Monkeypox memang pertama kali terdeteksi di sejumlah negara Afrika, mulai Pantai Gading yang berada di sisi barat Afrika hingga Sudan di timur.

WHO disebut telah bekerja dengan sejumlah negara-negara yang terdampak untuk memperluas surveilans atau pemantauan. Fasilitas kesehatan juga diminta mendukung orang-orang yang terdampak dan memberikan panduan melawan penyakit virus Human monkeypox.

Lebih lanjut, WHO mengatakan, penularan cacar monyet tidak sama dengan COVID-19. Penyakit cacar monyet bisa ditularkan lewat kontak fisik, cairan tubuh maupun luka.

Namun, penyebarannya tidak separah COVID-19. Kasus cacar monyet bisa berhenti kepada 'penularan keenam.' Dalam hal ini, penularan terpanjang adalah mencapai orang ke enam dari pengidap asli penyakit ini.

Direktur Regional Eropa WHO Hans Kluge menjelaskan, kasus yang terdeteksi sejauh ini masih tergolong ringan. Penyakitnya juga bisa sembuh dalam hitungan minggu tanpa obat.

"Monkeypox biasanya penyakit yang membatasi diri, dan mayoritas yang terinfeksi akan pulih dalam beberapa pekan tanpa perawatan," jelas Hans Klug.

"Namun, penyakitnya bisa lebih parah, terutama bagi anak-anak, wanita hamil, dan orang-orang yang immunocompromised," sambungnya.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Waspadai Risiko Komplikasi Akibat Malnutrisi pada Pasien Rawat Inap
Kenali 5 Penyebab Terjadinya Hepatitis Akut Misterius
Inilah Dampak Yang Terjadi Jika Makan Besar Saat Perut Kosong
Tiga Penyakit Ini Kerap Muncul Pada Masa Modern, Simak Penjelasan Lengkapnya
Konsumsi Makanan Ini Jika Perut Dalam Keadaan Kosong

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami