Kenali 3 Faktor Risiko yang Bisa Membuat Seseorang Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual

Kenali 3 Faktor Risiko yang Bisa Membuat Seseorang Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual
SEHAT | 22 Januari 2020 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Terjadinya kekerasan seksual bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Salah satunya adalah dengan melihat kondisi yang dimiliki oleh tiap-tiap individu.

Kondisi ini bisa menjadi faktor risiko yang menyebabkan seseorang menjadi pelaku. Walau begitu, dimungkinkan juga ada penyebab lain yang muncul dari hal ini.

Berikut merupakan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang menjadi pelaku kekerasan seksual :

1. Keterampilan sosial yang buruk

Orang akan cenderung memiliki risiko menjadi pelaku ketika ia berketerampilan sosial yang buruk. Ia tidak bisa mengembangkan relasi sosial, sehingga memiliki hubungan yang tegang dengan orang dewasa lainnya.

1 dari 2 halaman

2. Perasaan tidak berdaya

Perasaan tidak berdaya berkaitan dengan keterampilan sosial yang buruk.

"Jika orang tersebut memiliki perasaan tidak berdaya, biasanya juga memiliki hubungan yang tidak memuaskan dengan orang dewasa lainnya," kata dokter Gina Anindyajati, SpKJ saat ditemui di Gedung IMERI.

Ketika seseorang menjalani hubungan yang penuh dengan ketegangan, maka ia tidak pernah merasa puas dengan hubungan tersebut. Selalu akan merasa cemas, tidak aman, terganggu dengan hubungan tersebut, sehingga tidak akan pernah tercapai kepuasaan dalam hubungan tersebut.

3. Masalah seksual

"Masalah seksual ini seperti ereksi, ejakulasi dini. Itu akan meningkatkan risiko seseorang untuk menjadi pelaku kekerasan seksual," kata dokter Gina.

Faktor-faktor risiko lainnya yaitu seperti hubungan yang tegang dengan orang dewasa, kerentanan dalam hal maskulinitas, harga diri rendah, perasaan terhina, kesepian, dan masalah keterikatan emosional.

2 dari 2 halaman

Kesempatan Juga Salah Satu Faktor Penyebab

Namun, perlu digaris bawahi bahwa seseorang yang memiliki ciri-ciri risiko seperti yang telah disebutkan bukan berarti orang tersebut sudah pasti sebagai pelaku kekerasan seksual. Itu semua hanyalah risiko, kemungkinannya.

"Apakah pasti? belum tentu," tambah dokter Gina.

Banyak hal lainnya yang kemudian menjadikan seseorang dapat menjadi pelaku kekerasan seksual.

Dokter Gina menuturkan bahwa risiko memang ada, tetapi apabila kesempatan tidak ada, kekerasan juga tidak akan terjadi.

"Jadi itu yang harus kita lihat. Apakah itu memiliki risiko? Kesempatannya ada atau tidak? Bisa dicegah atau diminimalisir tidak? Itu yang kemudian kita lakukan sebagai bagian dari masyarakat untuk menilainya," tandas dokter Gina.

Penulis : Vina Muthi A
Sumber; Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Tak Hanya Wanita, Pria juga Bisa Jadi Korban Kekerasan Seksual
Dampak Psikis Apa yang Mungkin Dialami Korban kejahatan Seksual oleh Reynhard Sinaga?
Jumlah Psikiater yang Ada di Indonesia Saat Ini Dianggap Masih Kurang
3 Jenis Toxic People di Kantor dan Cara Menghadapinya
Dokter Jiwa Nilai Reynhard Sinaga Miliki Kecenderungan Psikopat Seksual

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami