Kenali Alergi Kulit pada Anak dan Ciri yang Menyertainya

Kenali Alergi Kulit pada Anak dan Ciri yang Menyertainya
ilustrasi anak. ©erwinreviews.com
SEHAT | 23 Januari 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Berbeda dengan orang dewasa, anak memiliki kulit yang lebih rentan mengalami masalah. Hal ini terjadi karena daya tahan yng belum terbentuk sempurna sehingga lebih rentan mengalami gangguan maupun alergi.

Dilansir dari Antara, dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Armansjah Dara Sjahruddin mengatakan, lapisan kulit anak lebih tipis ketimbang kulit orang dewasa. Fungsi kulit sebagai pelindung tubuh juga belum maksimal seperti orang dewasa karena lebih tipis, juga karena sistem imunitas anak yang masih berkembang.

Dia menjelaskan kelainan kulit yang kerap terjadi kepada bayi dan anak, seperti dermatitis atopik yang membuat kulit ruam kemerahan, bersisik, lecet dan gatal. Anak juga bisa mengalami dermatitis seboroik, di mana kulit terlihat bersisik dan muncul ketombe karena kulit terkelupas.

Pada bayi yang baru lahir, ini terjadi karena pengaruh hormon androgen yang belum menghilang. Hal ini tidak tidak menimbulkan gatal maupun nyeri, serta tidak menular.

Gangguan lainnya meliputi pioderma, keratosis piliaris alias kulit beruntusan hingga skabies. Kulit yang lebih sensitif dan rentan ini membuat gangguan kulit pada bayi dan anak sebagai hal lazim, contohnya ruam akibat pemakaian popok atau akibat sentuhan tangan orang-orang dewasa di sekitarnya.

Risiko ruam popok bisa ditekan dengan mengganti popok secara benar. Bersihkan area popok dengan air, bersihkan area genital anak dari arah depan ke belakang. Segera ganti popok setelah anak buang air besar atau buang air kecil.

"Kulit bayi belum sempurna, jadi kuman dari tangan bisa mudah masuk sehingga menimbulkan ruam," kata Dara dalam diskusi daring beberapa waktu.

Baca Selanjutnya: Beri Perlindungan Tambahan pada Anak...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami