Kenali Sejumlah Tanda-Tanda dari Buah dan Ikan yang Terkontaminasi Formalin

SEHAT | 14 Desember 2019 14:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Mengetahui kandungan yang terdapat di dalam makanan yang kita konsumsi merupakan hal yang sangat penting. Komposisi makanan ini bisa membuat kita mengetahui hal apa yang kita perlukan.

Sayangnya, pada beberapa hal yang sesungguhnya sehat seperti buah, ikan, dan daging, terdapat bahaya yang mengancam. Sejumlah pedagang kerap kali berbuat lancung dan menggunakan formalin di makanan mereka agar lebih awet.

Keberadaan formalin ini tentu harus menjadi perhatian bagi kita. Mengonsumsi hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan terutama ketika dikonsumsi dalam waktu lama.

Penggunaan formalin ini bertujuan membuat makanan bertahan lebih lama dan harganya jauh lebih murah dibanding pengawet lainnya. Selain untuk pengawet, formalin ini juga digunakan sebagai pengubah tekstur makanan serta memperbaiki penampilannya.

Tanpa banyak disadari, sebenarnya terdapat dua jenis formalin yang bisa kita temui. Dilansir dari The Conversation, Dian Wuri Astuti, pengajar dari STIKES Guna Bangsa menyebut bahwa terdapat dua jenis formalin yaitu alami dan buatan.

Secara alami, semua bentuk kehidupan seperti bakteri, tanaman, ikan, hewan, dan manusia menghasilkan formaldehid, gas yang tidak mudah terbakar dan sangat reaktif, sebagai bagian dari metabolisme sel. Senyawa ini juga merupakan bahan kimia pembangun yang penting seperti produksi vaksin.

Formalin dapat ditemukan secara alami pada buah-buahan, sayuran, daging, serta ikan laut. Sebagai hasil dari metabolisme, sebagian besar organisme mengandung formaldehide dalam kadar rendah.

1 dari 2 halaman

Tanda-Tanda Makanan Ditambahi Formalin Buatan

Kita perlu mewaspadai makanan yang telah ditambahi dengan formalin buatan. Keberadaan dari hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan terutama ketika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Salah satu penanda dari penggunaan formalin buatan di buah adalah tidak adanya lalat, lebah, semut atau serangga pecinta buah lainnya. Buah yang dicelupkan ke dalam larutan formalin juga biasanya terasa keras saat disentuh, berwarna kusam dan tidak akan berubah seiring waktu.

Sedangkan pada ikan yang terkontaminasi formalin, biasanya teksturnya kaku, sisik keras, insang merah, mata jernih, dan tidak memiliki bau amis. Ikan ini juga biasanya bebas dari lalat yang terbang di sekitarnya.

2 dari 2 halaman

Cara Terhindar dari Formalin di Buah

Formalin bisa dapat hilang dan larut dengan mudah di dalam air. Oleh karena itu, sebaiknya mencucinya terlebih dahulu dengan air mengalir sebelum mengonsumsinya.

Kamu juga bisa merendamnya dalam air dan juga membuang air hasil rendamannya. Pada ikan, kamu bisa memasaknya sampai suhu 90-100 derajat celsius agar formalin menguap terbawa udara. (mdk/RWP)

Baca juga:
13 Makanan yang Bisa Berdampak Fatal untuk Kesehatan Alat Vital
Makanan-Makanan Ekstrem Dunia Ini Malah Jadi Favorit Warga
Makan Gurita Mentah Seperti yang Dilakukan Ria Ricis Bisa Berujung Maut
Berbahayakah Jika Kamu Mengonsumsi Makanan yang Sudah Jamuran?
Makanan Instan Bisa Jadi Penyebab Meningkatnya Risiko Kematian
Gorengan Ternyata Merupakan Makanan yang Paling Membahayakan Nyawa Manusia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.