Kenapa Kita Jadi Tak Nafsu Makan Ketika Sakit?

Kenapa Kita Jadi Tak Nafsu Makan Ketika Sakit?
Ilustrasi malas makan. google.com
SEHAT | 25 Januari 2022 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Ketika sakit, sebelum mengonsumsi obat serta agar tubuh tak semakin lemah, kita memerlukan makan yang cukup. Namun sayangnya, dalam kondisi sakit ini kita kerap kali kehilangan nafsu makan.

Keengganan kita untuk makan ini justru dapat membuat tubuh menjadi lemah dan semakin sulit sembuh. Lantas kenapa sih kita biasanya jadi kehilangan nafsu makan ketika sakit.

"Saat kamu sakit, ada beberapa perubahan yang terjadi di dalam tubuh kamu. Salah satunya adalah diproduksinya hormon sitokin yang menyebabkan nafsu makan kamu menjadi turun," jelas Dr Donald D. Hensrud, MD, MPH, ketua divisi dari Preventive, Occupational, and Aerospace di Mayo Clinic.

Lebih lanjut, Hensrud juga menjelaskan bahwa mencerna makanan membutuhkan energi. Sebaliknya saat kamu sakit, tubuh jadi sangat lemah karena cadangan energi yang tidak maksimal. Hal Itu lah yang membuat tubuh menjadi semakin lemah karena tidak mempunyai cadangan energi yang dihasilkan dari makanan.

2 dari 2 halaman

Tidak makan justru dapat membuat penyakit kamu semakin parah. Selain itu, tubuh yang lemas dengan energi yang kosong akan membuat sistem kekebalan tubuh menurun.

Dampak dari kurangnya makanan, penyakit dan virus mudah menyerang tubuh kamu. Itulah sebabnya, kamu tidak boleh menuruti nafsu makan yang menurun ini dan harus tetap makan.

Untuk mengatasi masalah ini, pilihlah makanan yang memang paling kamu sukai. Lebih baik lagi jika makanan tersebut berasal dari bahan alami seperti buah, sayur, atau gandum yang mempunyai rasa alami.

Hal paling penting yang harus dilakukan ketika kamu sakit adalah tetap makan walau tubuh sakit. selain itu jangan lupa untuk beristirahat secara cukup.

Baca juga:
Asupan Makanan Bukan Faktor Tunggal yang Pengaruhi Kualitas ASI Busui
Bagi Penderita Intoleransi Laktosa, Kenali Sejumlah Alternatif dari Susu Sapi
Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Bisa Menjadi Cara Cegah Terjadinya Komplikasi Penya
4 Cara Bantu Orangtua Tepis Keraguan Terkait Vaksinasi COVID-19 pada Anak
Begini Cara Membedakan Terjadinya Kontraksi dengan Konstipasi
4 Masalah Kesehatan yang Bisa Kamu Alami ketika Tidak Ganti Baju Setiap Hari
Apa yang Terjadi Bila Tubuh Kelebihan Vitamin D?

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami