Kenapa serangan jantung sering terjadi di pagi hari?

Kenapa serangan jantung sering terjadi di pagi hari?
SEHAT | 20 Juni 2012 14:37 Reporter : Destriyana

Merdeka.com - Kebanyakan penelitian menemukan bahwa serangan jantung dan stroke umumnya terjadi pada jam-jam dini hari. Fenomena tersebut coba dipecahkan oleh para peneliti dari Emory University School of Medicine, seperti yang dilansir di Boldsky.com.

Mereka menganalisis ritme harian dalam aktivitas sel-sel yang melapisi pembuluh darah, yang dapat menjelaskan mengapa serangan jantung dan stroke sering terjadi pada pagi hari.

Menurut Dr. Ibhar Al Mheid, seorang peneliti kardiologi postdoktoral di Emory, sel endotel berfungsi sebagai antarmuka antara darah dan arteri. Ia mengontrol nada arteri dan membantu untuk mencegah pembekuan yang menyebabkan stroke dan serangan jantung.

"Salah satu cara untuk menjaga saluran pembuluh darah kita tetap terjaga adalah dengan mengatur sel-sel progenitor yang berasal dari sumsum tulang," kata Al Mheid.

Relaksasi pembuluh dara dapat diukur melalui oklusi manset, teknik standar dalam mengukur tekanan darah. Para peneliti pun mengukur kemampuan relaksasi pembuluh darah pada subyek ujicoba. Mereka menemukan bahwa kemampuan relaksasi pembuluh darah dan kemampuan sel progenitor endotel untuk tumbuh mencapai puncaknya pada tengah malam, lalu fungsi endotel akan melemah di pagi hari.

Sel endotel pembuluh darah merupakan satu lapis sel yang terletak diantara aliran darah dan jaringan. Disfungsi sel endotel dapat menyebabkan serangan stroke atau jantung. Itulah mengapa serangan jantung umumnya terjadi di pagi hari. (mdk/des)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami