Ketahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Celana Dalam Lama dengan yang Baru

Ketahui Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Celana Dalam Lama dengan yang Baru
Ilustrasi celana dalam. ©Shutterstock
SEHAT | 3 Desember 2021 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pakaian yang kita gunakan memiliki usia pakai yang perlu kita perhatikan. Hal ini termasuk dengan celana dalam yang kita pakai.

Bagi banyak orang, hubungan dengan pakaian kadang terbentuk secara aneh. Pada pakaian favorit, tak jarang kita menggunakannya hingga tampak usang dan belel. Bahkan pada kondisi usang tersebut, kita malah lebih menyukai pakaian yang kita miliki.

Pada beberapa orang, sejumlah celana dalam yang dimiliki biasanya digunakan hingga benar-benar buruk rupa. Tak jarang, kita baru 'memensiunkan' celana dalam ketika sudah berlubang atau saat karetnya sudah melar.

Namun sebenarnya, adakah batasan berapa lama sebuah celana dalam bisa digunakan serta waktu untuk menggantinya dengan yang baru?

Dilansir dari Refinery29, Philip M. Tierno, Ph.D.,profesor mikrobiologi dan patologi di New York University School of Medicine mengatakan bahwa tidak ada usia yang benar-benar tepat mengenai celana dalam ini. Hal ini aman asalkan kamu langsung mencuci celana dalam setiap selesai digunakan.

2 dari 3 halaman

Cuci dengan Rutin

Mencuci celana dalam dengan rutin usai digunakan bisa membuatnya memiliki usia penggunaan lebih lama. Hal ini bisa membuat celana dalam terhindar dari masa kedaluwarsa.

"Selama kamu mencuci dan melakukan disinfeksi pada celana dalam serta secara mekanis tetap berfungsi, tanpa lubang, dan tak rusak, kamu bisa terus menggunakannya," terang Tierno.

"Ketika sudah melar atau karetnya sudah rusak, itu lah waktu untuk menggantinya," sambungnya.

Pastikan juga untuk mencuci celana dalam dengan benar tiap kali usai digunakan. Pasalnya pada celana dalam yang terlihat bersih, selalu ada noda dan sisa kotoran yang mungkin menempel di dalamnya dan harus dicuci bersih untuk menghilangkannya. mencuci dengan tepat bisa meminimalisasi jumlah bakteri yang ada di dalamnya.

3 dari 3 halaman

Cara Mencuci Menggunakan Mesin

"Mencuci dengan mesin mungkin tidak membunuh semua organisme, namun terdapat fenomena lain bernama efek inokulum yang mengatakan bahwa dibutuhkan organisme dalam jumlah tertentu untuk menyebabkan infeksi," jelas Tierno.

Mesin cuci tidak akan menyisakan banyak mikroba yang menyebabkan munculnya masalah. Jika kamu ingin lebih berhati-hati, kamu bisa melakukan disinfeksi pada mesin cuci dengan menggunakan bleacher pada mesin cuci yang kosong setiap bulannya.

Secara umum, celana dalam tidak perlu kamu ganti setiap waktu tertentu karena alasan bakteri. Selama kamu mengganti dengan yang baru setiap hari dan mencucinya, serta selama dalam kondisi baik, celana dalam tersebut tetap layak untuk digunakan.

Baca juga:
Perbedaan Cara bagi Pria yang Sudah Sunat dan Belum dalam Membersihkan Kejantanan
Penting Diketahui! Ini Cara Membersihkan Kejantanan Usai Bercinta
5 Hal yang Tanpa Disadari Bisa Membuat Kejantanan Mengecil secara Permanen
Jarang Mandi dan Ganti Celana Dalam saat di Rumah Saja, Ini Bahaya yang Mengintai
Bukan Hanya pada Wanita, Pria Juga Bisa Alami Kesakitan saat Bercinta, Ini 8 Penyebab
Hanya 5 Menit, 8 Cara Ini Mampu Tingkatkan Kepuasan Kehidupan Ranjang Seketika

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami