Ketahui Sejumlah Hal yang Penting Diketahui Orangtua dalam Pemberian MPASI

Ketahui Sejumlah Hal yang Penting Diketahui Orangtua dalam Pemberian MPASI
mpasi. ©2020 Merdeka.com
SEHAT | 5 Maret 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) merupakan hal yang penting demi perkembangan anak. Hal ini merupakan salah satu hal yang bisa membuat pusing orangtua.

Konsultan Nutrisi & Penyakit Metabolik Anak FKUI-RSCM dr. Titis Prawitasari, Sp.A (K) mengulas serba-serbi mengenai MPASI, mulai dari kapan harus diberikan kepada anak hingga panduan rempah yang bisa ditambahkan. Titis menjelaskan, MPASI paling tepat mulai diberikan kepada anak ketika air susu ibu sudah tidak mampu mencukupi kebutuhan si kecil, maksimal ketika anak berusia enam bulan.

Dia mengatakan, ASI sebetulnya cukup memenuhi kebutuhan anak selama enam bulan dan itu bisa dilihat dari indikator tumbuh kembang yang baik. Namun dokter menilai ASI sudah tidak memenuhi kebutuhan anak meski belum genap enam bulan, makanan pendamping boleh diberikan.

"Tetapi jangan diberikan MPASI lebih dari enam bulan, setelah enam bulan ada kekurangan sekitar 200 kalori yang harus ditambahkan dari MPASI untuk menunjang tumbuh kembang yang optimal," kata Titis dalam bincang-bincang daring Tentang Anak beberapa waktu lalu.

Tanda anak sudah siap mendapat asupan gizi di luar ASI salah satunya adalah kemampuan untuk menegakkan kepala, sehingga dia sudah mampu menopang dada ketika didudukkan. Kemudian, refleks menjulurkan lidah ketika ada makanan di mulut (ekstrusi) sudah berkurang. Anak juga dianggap sudah siap ketika bersemangat saat melihat makanan, serta mampu meraih dan memasukkan apa saja ke dalam mulut.

Menu pembuka Menu apa yang cocok untuk MPASI anak selalu jadi perbincangan hangat di kalangan orangtua, terutama mereka yang baru memiliki anak. Titis mengatakan, orangtua tidak boleh memberikan hanya satu macam makanan, melainkan menu lengkap yang mengandung karbohidrat, protein sekaligus lemak.

"Bahwa misalnya dalam satu hari ada beberapa yang tidak tercukupi, jalan keluarnya adalah frekuensi makannya diberikan beberapa kali. Dengan frekuensi makan yang beberapa kali, kalau dijumlah total dalam sehari dia akan tercukupi. Jangan dalam satu mangkok semua- semuanya diberikan. Ingat, kapasitasnya si bayi itu kecil. Jadi, sedikit tapi sering," jelas dia.

Baca Selanjutnya: Frekuensi Pemberian Makan Anak...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami