Ketika sakit gusi bisa berujung pada penyakit kanker esofagus

Ketika sakit gusi bisa berujung pada penyakit kanker esofagus
Ilustrasi sakit gigi. shutterstock
SEHAT | 7 Desember 2017 15:26 Reporter : Febrianti Diah Kusumaningrum

Merdeka.com - Sejak kecil, kamu selalu diingatkan orang tua untuk rajin menjaga kebersihan gigi dan mulut. Alasannya, dengan rajin menggosok gigi dan membersihkan mulut, maka kamu bisa terhindar dari sakit gigi, gigi berlubang, atau gusi berdarah yang disebabkan berkembang biaknya bakteri di dalam mulut.

Sebuah penelitian terbaru yang dilansir dari boldsky.com, menemukan bahwa bakteri penyebab penyakit gusi juga akan meningkatkan risiko kanker esofagus, sebuah saluran yang menghubungkan kerongkongan dengan perut.

Selama penelitian, para peneliti memeriksa bakteri oral di mulut dan menemukan bahwa 2 spesies bakteri yang terkait dengan penyakit gusi bisa meningkatkan risiko kanker esofagus.

"Kanker esofagus termasuk dalam golongan jenis kanker yang sangat fatal. Ada 2 jenis kanker esofagus yaitu kerongkongan adenokarsinoma esofagus (EAC) dan karsinoma sel skuamosa esofagus (ESCC). Para peneliti menemukan bahwa bakteri Tannerella forsythia dikaitkan dengan 21 persen peningkatan risiko EAC. Sementara bakteri Porphyromonas gingivalis dikaitkan dengan risiko ESCC yang lebih tinggi," jelas penelitian ini.

Selain bakteri dari gusi, ada banyak penyebab dari kanker esofagus. Penyebab utamanya adalah merokok kemudian disusul dengan asam lambung yang kerap naik turun. (mdk/feb)

Wajib coba! 5 Obat alami untuk atasi gusi berdarah

Gigi kamu jadi sensitif? Ini dia faktor penyebabnya

4 Kesalahan yang sering kamu lakukan kala merawat gigi

Obat alami untuk sembuhkan nyeri akibat gigi berlubang

Ini dia keajaiban teh hijau untuk kamu yang bergigi sensitif

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami