Ketika Wanita Menyusui, Sel Kanker Payudara Bakal Mati

SEHAT | 17 Oktober 2019 17:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Ketika wanita mulai menyusui, sel kanker payudara yang bermutasi bisa mati. Terbentuknya mutasi sel kanker ini terjadi sejak menstruasi hingga kehamilan anak pertama.

Seiring usia, jaringan sel pembentuk kelenjar payudara makin bertambah. Tak menutup kemungkinan, munculnya sel kanker yang dipengaruhi hormon estrogen ikut berkembang.

"Wanita yang hamil usia 20-an tahun, sel (kanker payudara) alami mutasi. Saat hamil, payudara membesar. Adanya stimulasi dari hamil, sel kanker payudara bermutasi," jelas peneliti kanker Ahmad R Utomo saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat.

"Selnya mutasi aja. Awalnya, sel kankernya diam. Tapi rangsangan yang terjadi saat hamil membuatnya aktif dan berkembang."

Artinya, sel payudara yang sehat dan sel kanker yang bermutasi kian bertambah selama kehamilan. Kedua sel pun mengumpul di jaringan payudara.

1 dari 1 halaman

Kematian Sel Kanker Payudara

Secara alami, sel kanker payudara yang aktif terbentuk saat hamil akan mati tatkala menyusui. Lebih tepatnya, sel kanker mengalami apoptosis (bunuh diri massal).

"Jadi, saat wanita menyusui, terjadi infolusi berupa pengecilan payudara. Tadinya kan saat hamil payudara membesar," ujar Ahmad.

"Pada tahap ini juga terjadi pembersihan massal sel-sel. Sel-sel kanker akan mati," sambungnya.

Sel Kanker Tetap Hidup

Di sisi lain, pembersihan massal sel-sel kanker hanya terjadi pada wanita yang mulai hamil anak pertama pada usia 20-an tahun atau di bawah 35 tahun.

"Kalau wanita baru hamil anak pertama pada usia 35 tahun, sel kanker yang termutasi dalam payudara tetap hidup saat menyusui. Sel-sel kanker bisa berubah menjadi ganas," Ahmad menerangkan.

Ketika memasuki usia 35 tahun, gen dari sel kanker sudah menumpuk dan berkembang. Sel kanker ini kemudian menjadi resisten atau tidak mati sepenuhnya saat menyusui.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Kanker Payudara pada Pria Bisa Jadi Lebih Ganas Timbang pada Wanita
Bawang Merah dan Putih Diketahui Bisa Bermanfaat Turunkan Risiko Kanker Payudara
Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Pria, Ini Gejala Awal yang Muncul
Konsumsi Berbahan Dasar Kedelai Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara pada Wanita
Wanita yang Bangun Tidur Lebih Pagi Memiliki Risiko Kanker Payudara Lebih Rendah

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.