Kondisi Sistem Pencernaan Prima Bisa Menunjang Sistem Kekebalan Tubuh

Kondisi Sistem Pencernaan Prima Bisa Menunjang Sistem Kekebalan Tubuh
SEHAT | 23 Mei 2020 08:45 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Penerapan pola hidup sehat merupakan hal yang penting dilakukan terutama pada masa pandemi COVID-19 seperti saat ini. Salah satu hal yang disarankan untuk dilakukan pada saat ini adalah mengonsumsi serat dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Dr. Hilna Khairunisa Shalihat, M.Gizi, Sp.GK mengatakan serat dan nutrisi sangat penting bagi kesehatan tubuh dan mental. Khususnya dalam berpuasa dan saat masa pandemi virus corona ini, konsumsi serat dan nutrisi yang cukup setiap harinya dapat menyehatkan sistem pencernaan sebagai sumber utama dari sel imun sehingga imun tubuh kuat dan tidak mudah terpapar oleh penyakit dan virus, selain itu juga dapat mengurangi tingkat stres.

Faktanya, Sekitar 70 persen dari sistem imun tubuh ada di saluran pencernaan. Oleh karena itu, menjaga pencernaan sehat adalah kunci imunitas kuat. Pemenuhan asupan serat harian dapat memberi makanan bakteri baik usus, meningkatkan ketebalan mukosa usus, mencegah infeksi bakteri penyebab penyakit, serta mendukung respons sistem imun alami dan spesifik tubuh.

"Jadi, penuhi kebutuhan serat harian untuk pencernaan sehat dan imun yang kuat menghadapi pandemiā€, kata dr. Hilna dalam acara 'Fibre Discussion: The Benefits of Fibre and Nutrition During COVID-19'.

1 dari 1 halaman

Tekanan Psikologis

Selain itu, pandemi COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya membawa dampak bagi semua yang terlibat. Bukan hanya masyarakat umum saja, staf medik dan pekerja tenaga kesehatan terkait berada dibawah tekanan fisik dan psikologis. Dukungan kesehatan mental terhadap mereka merupakan bagian penting dari respon kesehatan masyarakat.

“Oleh karenanya diperlukan dukungan di tiap tingkatan untuk meningkatkan kesehatan mental para petugas kesehatan tersebut dan mengajukan kesempatan untuk mengatasi situasi ini. Dukungan bisa didapat dari tim kerja, organisasi, teman sejawat dan dukungan dari diri sendiri dalam menjalani tugas”, kata Dr. dr. Elmeida Effendi, M.Ked, SpKJ (K).

Reporter: Anisha Saktian Putri
Sumber: Fimela.com (mdk/RWP)

Baca juga:
Masa Berdiam Diri di Rumah, Kesempatan Orangtua Berolahraga dengan Anak
Sejumlah Kesalahan yang Rentan Dialami ketika Berolahraga di Rumah
Menurut Ahli, Begini Tips Tepat Berolahraga saat Bulan Puasa
5 Cara Jaga Daya Tahan Tubuh ketika Usia Sudah di Atas 50 Tahun
5 Jenis Olahraga yang Bisa Tetap Dilakukan Sambil Berpuasa dengan Lancar

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami