Konsumsi Makanan Tinggi Gula pada Ibu Menyusui Bisa Pengaruhi Perkembangan Bayi

Konsumsi Makanan Tinggi Gula pada Ibu Menyusui Bisa Pengaruhi Perkembangan Bayi
SEHAT | 8 Oktober 2020 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Makanan tinggi gula merupakan salah satu jenis makanan yang bisa menimbulkan berbagai dampak pada tubuh. Pada orang dewasa, jenis makanan ini bisa berhubungan dengan meningkatnya berat badan serta risiko beragam penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit hati berlemak, serta penyakit jantung.

Penelitian terbaru menunjukkan bagaimana dampak makanan tinggi gula ini terhadap seorang ibu menyusui. Dilansir dari Medical Xpress, diketahui bahwa makanan tinggi gula selama menyusui bisa menimbulkan dampak terhadap pertumbuhan balita.

Michael I. Goran, Ph.D., dari Children's Hospital Los Angeles, mempelajari bagaimana pengaruh gula terhadap kesehatan keluarga. Sebelumnya, penelitian dari Goran telah membahas bahwa ibu yang mengonsumsi minuman manis dan jus sebulan setelah melahirkan memiliki risiko meningkatnya berat badan dan juga rentan memberikan kandungan gula berlebih ini pada buah hati melalui ASI.

Penelitian terbaru mengungkap bahwa mengonsumsi minuman manis selama masa menyusui menemukan hubungan ini dengan kondisi bayi. Diketahui bahwa hal ini berdampak memburuknya perkembangan kognitif pada anak setidaknya dua tahun kemudian.

Penelitian ini melibatkan 88 ibu yang mengaku mengonsumsi minuman manis dan jus setiap hari selama bulan pertama menyusui. Diketahui bahwa ibu yang mengonsumsi minuman manis dan jus lebih banyak, cenderung memiliki anak dengan nilai perkembangan kognitif lebih buruk.

Baca Selanjutnya: Efek Buruk Terlalu Banyak Gula...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami