Kurang Minum Air saat Berbuka Bisa Buat Berat Badan Jadi Melonjak

Kurang Minum Air saat Berbuka Bisa Buat Berat Badan Jadi Melonjak
Ilustrasi minum. © Bgsu.edu
SEHAT | 5 Mei 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pada saat waktu buka puasa tiba, kita selalu ingin membatalkan puasa dengan minuman yang manis, dingin, dan menyegarkan. Namun kebiasaan yang membuat kita kurang minum air putih ini memiliki dampak jangka pendek yang berbahaya.

Ketua Indonesia Hydration Working Group, Dr dr Diana Sunardi M.Gizi SpGK pun mengingatkan bahwa kebanyakan konsumsi gula dibanding air putih, bisa bikin berat badan naik dan sistem hormonal di tubuh jadi terganggu.

Gula yang terdapat di minuman makanan manis seharusnya digunakan tubuh sebagai sumber energi. Ketika gula tersebut tidak digunakan dengan baik lantaran kurangnya gerak atau aktivitas fisik, pelan-pelan akan diubah menjadi lemak.

Ketika lemak menumpuk di dalam tubuh, efek yang paling kelihatan adalah penambahan berat badan.

"Makanya ada yang selama bulan puasa justru berat badannya bertambah," Kata Diana Sunardi dalam webinar 'Melindungi Diri dan Raih Kemenangan Bersama Aqua' belum lama ini.

Lebih lanjut, kelebihan gula atau karbohidrat sederhana juga akan mengganggu sistem hormonal di dalam tubuh, yaitu hormon insulin yang mengelola gula di dalam tubuh kita.

"Nanti bisa jadi diabetes," dia menekankan.

Tak bisa dipungkiri bahwa gula dan gorengan merupakan godaan puasa. Namun, mesti diingat bahwa gorengan pun sumber lemak.

Sudahlah kurang minum air putih, ditambah hanya mengonsumsi yang manis dan gorengan, jangan kaget kalau di penghujung Ramadan bermasalah dengan berat badan.

Baca Selanjutnya: Pentingnya Air Putih...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami