Meditasi kurangi risiko serangan jantung dan stroke

SEHAT | 16 November 2012 13:38 Reporter : Destriyana

Merdeka.com - Studi terbaru menunjukkan bahwa meditasi secara teratur dapat mengurangi 48 persen risiko terkena serangan jantung dan stroke. Selain itu, meditasi juga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres. Hasil penelitian ini diterbitkan oleh American Heart Association dalam jurnak Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes.

Dalam studi ini, peneliti melibatkan 201 orang untuk berpartisipasi dalam program meditasi transendental. Selama menjalani program meditasi, para peserta diminta menutup mata selama sekitar 20 menit. Mereka berlatih teknik tersebut dua kali dalam sehari. Kemudian para peneliti mengevaluasi kondisi peserta pada awal penelitian setiap tiga atau enam bulan.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tekanan darah berkurang 5 mm Hg dan terjadi penurunan amarah yang terjadi secara signifikan. Bahkan, sebagian kelompok menunjukkan perubahan gaya hidup, seperti kebiasaan olahraga dan konsumsi alkohol.

(mdk/des)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.