Menurut Kepala BKKBN, Begini Cara Efektif Ajarkan Kesehatan Reproduksi di Sekolah

Menurut Kepala BKKBN, Begini Cara Efektif Ajarkan Kesehatan Reproduksi di Sekolah
SEHAT | 5 Juli 2020 18:25 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan hal yang penting diajarkan pada anak sejak usia sekolah. Menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Hasto Wardoyo, kesehatan reproduksi ini bisa diajarkan oleh guru olahraga di sekolah.

"Contohnya begini, guru olahraga dan penjaskes itu bisa lho diajak mengenali ukuran testis yang normal seperti apa. Modelnya bisa menggunakan kerikil atau batu batu, tapi dibikin berbagai ukuran," jelas Hasto saat sesi webinar beberapa waktu lalu.

"Dokter ahli andrologi di ruang praktiknya punya semacam batu lempeng yang ukurannya kecil dan besar-besar," sambungnya.

Model pengenalan kesehatan reproduksi menggunakan batu dan kerikil juga bisa diraba-raba, sehingga bisa dimengerti, normal atau tidak sebagaimana kondisi yang dialami.

"Bisa diraba juga model bentuk batu dengan berbagai ukuran. Cara ini juga bisa digunakan bagi orangtua untuk mengecek tentang anak laki-lakinya punya alat kemaluan normal atau enggak," lanjut Hasto.

Baca Selanjutnya: Penjelasan Lewat Animasi Dokumenter...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami