Menurut Psikiater, Ini Cara untuk Mencegah Terjadinya Pandemic Fatigue

Menurut Psikiater, Ini Cara untuk Mencegah Terjadinya Pandemic Fatigue
Ilustrasi stres. ©Ilustrasi stres
SEHAT | 21 Januari 2021 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Salah satu masalah mental yang bisa berdampak pada kendurnya penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 adalah pandemic fatigue. Masalah ini merupakan kelelahan mental yang terjadi di masa pandemi ini.

Padahal, penerapan prokes seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan menjadi strategi termudah yang bisa dilakukan masyarakat demi mencegah penyebaran virus corona.

Natalia Widiasih Raharjanti, Kepala Divisi Psikiatri Forensik/Ketua Prodi Spesialis Kedokteran Jiwa, FKUI–RSCM mengatakan bahwa sesungguhnya semua pihak masih belajar untuk mengatasi situasi pandemi COVID-19 dengan baik.

"Bagaimana agar kita bisa memulainya, tentu kita harus berpikir bahwa setiap langkah yang kita lakukan ada manfaatnya," kata Natalia dalam sebuah dialog dari Graha BNPB beberapa waktu lalu.

Natalia pun mengatakan bahwa semua anggota masyarakat dan individu punya bagian dalam tindakan prevensi yaitu dengan menjaga pola hidup sehat.

Untuk mempertahankan emosi agar tetap stabil di kondisi yang melelahkan ini, Natalia mengatakan bahwa yang pertama bisa dilakukan adalah dengan menjaga kesehatan fisik seperti menjaga pola tidur, pola makan, dan olahraga.

Baca Selanjutnya: Lakukan Relaksasi...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami