Minum Sedikit Disertai Demam Bisa Jadi Indikator Anak Mengalami DBD
SEHAT | 9 Februari 2019 18:18 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Salah satu indikator anak mengalami demam berdarah dengue (DBD) bisa dilihat dari asupan minum mereka. Dokter spesialis anak konsultan Mulya Rahma Karyanti mengatakan bahwa orang tua perlu waspada ketika anak hanya minum sedikit dan disertai dengan demam.

"Asupan minum yang sedikit, buang air kecilnya juga sedikit. Anak juga mengalami dehidrasi, apalagi tubuh anak demam dan muntah terus. Tanda-tanda ini termasuk salah satu anak mungkin kena DBD," kata Karyanti saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Dehidrasi dipicu adanya serangan virus DBD. Hal ini menyebabkan pembuluh darah bocor. Kebocoran darah mengakibatkan volume cairan darah hilang. Tubuh pun akan kekurangan cairan. Itu sebabnya, orang yang terinfeksi DBD harus minum banyak.

Demam tinggi mendadak juga perlu diperhatikan. Ketika anak demam, wajah akan memerah.

"Kondisi itu khas (adanya) infeksi virus. Demam yang terjadi tidak turun selama 2 kali 24 jam. Demamnya naik turun. Anak akan mengalami penurunan nafsu," lanjut Karyanti.

Selain itu, ketika pendarahan spontan terjadi, segera berobat ke rumah sakit. Pendarahan ini bisa ditandai berupa bintik-bintik merah di kulit.

"Dalam tahap ini, anak harus menjalani pemeriksaan darah. Tanda bahaya lain DBD pada anak bisa sampai penurunan kesadaran dan trombosit. Ada juga gejala seperti sakit perut hebat mirip sakit usus buntu," ujar Karyanti.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Nyamuk Demam Berdarah Paling Rentan Serang Anak-Anak pada Hari Senin
Cara Mencegah DBD dan Mengobati Demam Berdarah
Tempat-Tempat Persembunyian Nyamuk Demam Berdarah di Rumah
5 Cara Agar Rumah Tak Dimasuki Nyamuk Demam Berdarah
Kasus DBD di Berbagai Daerah Indonesia Diprediksi Bakal Turun Pada Februari
Selain Fogging, Cara Apa yang Efektif untuk Memberantas DBD?

(mdk/RWP)