Nonton televisi ternyata mampu memicu serangan jantung

Nonton televisi ternyata mampu memicu serangan jantung
SEHAT | 7 Juli 2012 05:43 Reporter : Rizqi Adnamazida

Merdeka.com - Berbagai penyebab penyakit jantung dan stroke biasanya disebabkan karena hal-hal yang sudah jelas. Namun ternyata nonton televisi yang sepertinya tidak berbahaya juga mampu memicu serangan jantung. Bagaimana bisa? Simak penjelasan lengkapnya sekaligus penyebab serangan jantung lain yang tak terduga seperti yang dilansir dari Shine Yahoo (06/07) berikut ini.

Kurang vitamin D
Vitamin D biasanya didapatkan dari sinar matahari dan merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Demi menghindari serangan kanker kulit, orang-orang pun kerap menggunakan aksesori untuk menutup bagian tubuhnya dari sinar matahari. Hal ini menyebabkan mereka kekurangan vitamin D yang mampu meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Menonton televisi
Terlalu banyak menghabiskan waktu menonton televisi biasanya identik dengan kebiasaan mengonsumsi makanan ringan yang tidak sehat. Berat badan pun akhirnya membengkak, sehingga membuat risiko serangan jantung menjadi semakin tinggi.

Kebersihan mulut
Penelitian terbaru menyebutkan kesehatan mulut bisa mempengaruhi kondisi tubuh. Sebab bakteri pada gusi biasanya memberi efek buruk pada pembuluh darah. Vena dan arteri terancam rusak, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Maka dari itu, jangan malas menjaga kebersihan mulut ya!

Masalah saat hamil
Khusus bagi wanita, mereka yang mengalami masalah saat hamil juga ternyata meningkatkan risiko serangan jantung. Masalah tersebut biasanya memiliki beberapa gejala, seperti pendarahan di bulan ketiga kehamilan, diabetes saat hamil, dan mengandung anak yang terlalu kecil. Sebelumnya, ada penelitian yang juga menyebutkan kehamilan itu sendiri mampu memicu penyakit jantung.

Memperhatikan hal-hal kecil yang disepelekan sebaiknya mulai Anda lakukan sekarang juga. Sebab ternyata ada banyak pemicu serangan jantung yang selama ini tidak diduga. (mdk/riz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami