Pahami Teknis Cuci Tangan, Pakai Masker dan Jaga Jarak Cegah Covid-19

Pahami Teknis Cuci Tangan, Pakai Masker dan Jaga Jarak Cegah Covid-19
Jaga jarak aman di area publik. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
SEHAT | 8 November 2020 23:45 Reporter : Titah Mranani

Merdeka.com - Kebiasaan baru seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak merupakan kunci utama untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Hal tersebut disampaikan Plt Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Kartini Rustandi seperti yang dikutip dari Liputan6.com.

“Yang tadinya kita tidak biasa pakai masker harus pakai masker seharian. Yang biasanya enggak rajin cuci tangan harus rajin cuci tangan. Yang biasanya cipika-cipiki, sekarang kita salaman saja tidak boleh. Itu adalah salah satu perubahan perilaku yang tentu tidak mudah diubah,” tutur Kartini dalam Live Streaming Liputan6.com "Waspada COVID-19 Kluster Perkantoran dan Cara Antisipasinya".

Kartini mengatakan bahwa masyarakat tentunya telah mengetahui anjuran protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tapi pada praktiknya, Kartini mengingatkan bahwa masyarakat perlu paham bagaimana cara melakukannya dengan baik dan benar dalam perilaku keseharian.

“Jaga jarak sudah, tapi cukup enggak jaraknya? Kemudian cuci tangan, cuci tangannya benar atau tidak? Belum lagi kita pakai masker, sudah tahu iya, sudah pakai iya, tapi baik dan benar enggak dalam memakainya?” jelas Kartini.

Penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang kurang tepat akan membuka potensi paparan covid-19. Misalnya saja cara membuka masker.

Menurut Kartini, cara membuka masker yang benar adalah dari samping, dengan melepaskan pengait atau simpul dari telinga dan belakang kepala. Bukan dengan menurunkan masker ke dagu. Menurunkan dan menaikkan masker ke dan dari dagu justru akan membuat masker yang digunakan terkontaminasi.

Tak hanya itu, yang perlu diperhatikan saat menggunakan masker, yaitu apabila menggunakan masker kain kamu wajib menggantinya setelah empat jam. Hal ini dikarenakan masker cenderung basah karena terkena droplet, terutama jika pengguna aktif berbicara.

“Masyarakat harus tahu dan paham bahwa penyebaran virus Corona ini tersebar melalui droplet atau percikan liur yang tidak bisa berpindah sendiri. Droplet itu pada saat kita bicara, kita bersin, dan ketika tangan kita kena juga atau benda-benda di sekitar kita kena, virus ini akan masuk lewat hidung dan mulut,” papar Kartini.

Kartini benar-benar menekankan bahwa masyarakat harus mempunyai pengetahuan yang baik dan benar terkait penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk menghambat laju penyebaran virus corona.

Sumber : Liputan6.com (mdk/ttm)

Baca juga:
INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Kendalikan Penularan Covid-19 di Klaster Keluarga
8 Tips Aman Menonton Film di Bioskop Saat Pandemi Covid-19
Sebelum Berolahraga, Perhatikan dan Ikuti Sejumlah Hal Berikut Ini
Dinas Pariwisata DKI: Tiga Pengelola Bioskop Ajukan Permohonan Kembali Beroperasi
Dinas Pariwisata DKI: Belum Ada Bioskop Ajukan Permohonan Kembali Beroperasi
Masyarakat Dianggap Taat Cegah COVID-19 ketika di Rumah, Namun Abai di Ruang Publik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami