Paksa Anak untuk belajar Justru Bisa Buat Otak Menjadi Tegang

SEHAT | 2 April 2019 19:09 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Banyak orangtua yang memaksa anak mereka untuk belajar. Namun ketika anak tidak mau, hal itu justru tak bakal maksimal dan membuat otak anak malah menjadi tegang.

"Begitu anak dipaksa, otaknya tegang dan pelajarannya tidak akan terserap oleh otak," kata psikolog anak Vera Itabiliana beberapa waktu lalu di Jakarta.

Cara yang paling jitu untuk membuat anak lebih efektif belajar adalah dengan bermain. Untuk yang masih duduk di TK hingga kelas 3 SD, belajar dengan bermain ini lebih seru dan mudah diterima anak.

"Dunia anak dipenuhi dengan bermain. Jadi, cara belajar paling nyaman adalah dengan belajar sambil bermain," kata Vera.

Saat bermain dan merasa senang, tubuhnya akan memproduksi hormon dopamin dan serotonin yang secara tidak langsung meningkatkan minat belajar.

"Dengan bermain, anak merasa lebih senang, perhatian dengan apa yang dipelajari serta terlibat dalam aktivitas belajar," jelas Vera.

Jenis permainannya pun bisa beragam, seperti memanfaatkan pembuatan slime, bermain plastisin dan lain-lainnya.

"Selain diskusi dengan anak, orangtua bisa memanfaatkan gadget untuk mencari permainan yang menarik. Jadi, gadget bisa berdampak positif bagi kecerdasan anak, bahkan membantunya belajar menjelang ujian," tandas Vera.

Reporter: Cynthia Amanda Male
Sumber: Dream.co.id (mdk/RWP)

Baca juga:
Sejumlah Bahaya yang mengancam Jika Anak-Anak Menggunakan Make Up
Tak Hanya Orang Tua, Bayi Juga Bisa Menderita Glaukoma
Perkembangan Tubuh Batita Ternyata Berhubungan dengan Perkembangan Otak
Terlalu Overprotektif pada anak Bisa Buat Perkembangan Terhambat
Perhatian dan Pembentukan Mental pada Anak Bisa Bantu Mereka Atasi Bullying
7 Makanan yang Bisa Membantu Tinggi Anak Bertambah Pesat

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.