Penggunaan Gawai Anak Bisa Dibatasi dengan Aktivitas Bersama

Penggunaan Gawai Anak Bisa Dibatasi dengan Aktivitas Bersama
Ilustrasi Anak Bermain Gawai. ©thedigitalbridges.com
SEHAT | 29 Juli 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Bermain gawai dan ponsel merupakan hal yang sangat sulit dilepaskan dari keseharian anak di masa sekarang. Banyak anak yang menjadi marah ketika orangtua coba memisahkan mereka dari ponsel atau gawai yang digunakan.

Psikolog anak lulusan Universitas Indonesia Fathya Artha Utami, M.Sc., M.Psi, mengatakan orang tua bisa membatasi penggunaan gawai (gadget) anak dengan membuat rutinitas atau jadwal beraktivitas dan bermain bersama.

"Di masa pandemi, penggunaan internet dan gadget meningkat drastis. Misalnya ketika orang tua sedang meeting, anak akhirnya juga diberi gadget. Tapi, ini bisa disiasati, mulai dari jadwal kapan dia diberi gadget, kapan dia harus bermain bersama mama dan papa, itu harus diatur," kata Fathya dalam seminar web beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Fathya mengatakan orang tua tidak perlu terpaku untuk mengajak anak beraktivitas yang sifatnya fisik, terlebih, orang tua juga pasti lelah karena energinya juga sudah terkuras ketika bekerja walaupun dari rumah. Banyak jenis aktivitas dan permainan yang bisa dilakukan bersama. Bahkan, Fathya tidak menutup kemungkinan bermain gawai bersama pun bisa dilakukan.

"Aktivitas lain tidak melulu aktivitas fisik saja. Ajak anak untuk bermain yang orang tua juga ikut excited. Penggunaan gadget juga bisa sehat ketika bersama dengan (pendampingan) orang tuanya," kata dia.

"Kita juga bisa siasati dengan misalnya me-print karakter kartun yang ia lihat di gadget, lalu menggambar dan menempel bersama. Ini tentu untuk membuat anak kurang main gadget, tapi ada strategi kapan main dan lepas gadget. Distraksinya dijauhkan dan dihindari," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Menghadapi Anak yang Menolak dan...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami