Pentingnya Cek Kesehatan Sebelum Pernikahan untuk Cegah Risiko Anemia

SEHAT | 13 September 2019 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami oleh banyak orang. Oleh karena itu lebih baik memeriksa jika terdapat potensi dari masalah ini, terutama pada ibu hamil.

Masalah anemia bisa terjadi pada semua siklus hidup manusia dalam suatu keluarga. Biasanya banyak ditemukan pada anak usia sekolah, remaja, ibu hamil dan lansia.

Menurut Prof. Dr. Hardinsyah, MS, pada ibu hamil, masalah anemia masih menjadi ancaman, yaitu 48,9 persen. 70 persen ibu hamil di trimester pertama dan kedua akan mengalami morning sickness atau mual dan muntah, ini yang menjadi faktor anemia.

“Mual dan muntah membuat ibu hamil kekurangan gizi saat hamil tambah parah, ditambah lagi stres. Jadi bisa diperbaiki lewat makanan yang bergizi,” ujarnya di Jakarta.

Prof. Hardiansyah mengatakan sebaiknya sebelum hamil harus mengurangi risiko anemia, dengan sering mengonsumsi kalsium, vitamin B, C, dan B12.

“Sebelum hamil baiknya makan-makanan yang bervitamin yang dapat mencegah anemia. Contohnya, bisa didapat dari buah-buahan. Sebab vitamin-vitamin ini bisa dicadangkan dalam tubuh,” tambahnya.

Selain itu, ada baik untuk memeriksakan diri di awal pernikahan atau saat program hamil.

“80 persen perempuan enggak tahu kalau hamil, tiba-tiba sudah 3 bulan. Padahal bisa disiapkan sebelum hamil, seperti bisa konsumsi tablet tambah darah,” tutupnya.

Reporter: Anisha Saktian Putri
Sumber: Fimela.com

Baca juga:
Stres yang Dialami oleh Ibu Hamil Bisa Timbulkan Masalah Kepribadian pada Buah Hati
5 Kondisi yang Bisa Menyebabkan Wanita Mengalami Sulit Hamil
4 Manfaat yang Bisa Diperoleh dari Merencanakan Jumlah Anak Sebelum Kehamilan
Kehamilan di Atas Usia 35 Tahun Bisa Timbulkan Risiko Tinggi
Ini Sejumlah Olahraga yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Hamil
Kondisi Hipotiroid pada Anak Bisa Sebabkan Masalah Keterbelakangan Mental

(mdk/RWP)