Penyebab Mengapa Bayi Menjadi Rewel Saat Diletakkan di Boks dan Cara Mengatasinya

SEHAT | 21 September 2019 00:31 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Untuk membuat seorang bayi menjadi nyaman, cara yang biasa kita lakukan adalah menggendongnya. Biasanya ketika melakukan hal ini kamu sambil menggoyang buah hati serta mendendangkan lagu.

Perlahan, sang buah hati yang tadinya rewel bakal mulai menjadi lebih tenang dan tertidur. Namun ketika sang bayi yang hendak tidur mulai diletakkan di boks atau buaian, tak lama dia terbangun.

Sang buah hati yang diletakkan di boks ternyata kembali terbangun dan mulai kembali rewel. Hal ini membuatmu untuk kembali menggendongnya agar dia tertidur.

Namun ketika sang buah hati kembali hendak tidur dan kamu hendak meletakkannya kembali di boks, hal yang sama terjadi. Hal ini terus-menerus kamu alami sepanjang malam sehingga sulit untuk tertidur.

Terdapat sejumlah hal yang mungkin bisa menjadi penyebab mengapa buah hati enggan kamu letakkan di boks. Dilansir dari Times of India, ini sejumlah penyebab mengapa bayi rewel saat kamu letakkan di boks.

1 dari 6 halaman

Buah Hati Mengalami Masalah Asam Lambung

Banyak balita memilih untuk tidur miring dibanding terlentang karena masalah yang mereka miliki. Tanpa kamu sadari, buah hati mungkin mengalami masalah asam lambung ketika mereka terlentang. Hal ini bisa menjadi penyebab bayi enggan untuk tidur di boks karena posisi tidur yang nyaman ketika digendong.

2 dari 6 halaman

Kecemasan untuk Dipisah dari Orang Tua

Pada usia enam hingga tujuh bulan, bayi sudah mulai dapat mengenali obyek serta membedakan wajah. Ketika kamu meninggalkan buat hati di dalam boks, mereka merasa ditinggal sehingga akhirnya menangis.

Buah hati mungkin tak terbiasa tidur sendiri dan membutuhkan sentuhan manusia. Untuk membuatnya merasa hal ini, pastikan kamu tidur di sisinya agar dia nyaman.

3 dari 6 halaman

Refleks Jatuh

Pernahkah kamu bermimpi jatuh dari ketinggian dan tiba-tiba terbangun? Hal yang sama mungkin menjadi penyebab bayi menangis saat kamu hendak meletakannya di boks.

Ketika kamu berusaha menurunkan bayi ke boks, maka mereka bakal merasa seperti terjatuh. Hal ini membuat refleks jatuh mereka bekerja sehingga akhirnya terbangun dan menangis.

4 dari 6 halaman

Bagaimana Cara Mengatasinya

Walaupun bayimu bakal rewel ketika kamu letakkan ke boks, namun bukan berarti kamu harus terus menggendongnya sepanjang malam. Terdapat sejumlah cara yang bisa kamu lakukan untuk membiasakan bayi mulai tidur di dalam boks.

Temani untuk Sementara Waktu

Salah satu hal yang penting dirasa oleh bayi adalah membuat mereka tak merasa ditinggal sendiri. Untuk membiasakan mereka, kamu bisa mulai dengan duduk di samping boks bayi dan membuat mereka merasa nyaman.

Hal ini bisa membuat mereka merasa bahwa kamu ada dan tidak ke mana-mana. Bayi juga bisa bereaksi terhadap bebauan di sekitarnya. Jadi kamu bisa meletakkan pakaian atau hal lain yang biasa kamu gunakan untuk membuat bayi merasa nyaman.

5 dari 6 halaman

Jauhi Boks Bayi di Malam Hari

Jika kamu ingin buah hati lebih mandiri, tinggalkan boks bayi pada malam hari. Hal ini bisa membuat mereka terbiasa ditinggal secara perlahan.

Pada malam hari, bayi cenderung lebih butuh dan tidur lebih lama. Hal ini membuat mereka tidak lebih rewel dibanding biasanya dan mampu menyesuaikan diri lebih cepat.

6 dari 6 halaman

Beri Waktu Agar Terbiasa

Bayi tidak akan bisa terbiasa tidur sendiri hanya dalam satu malam. Mereka butuh untuk terbiasa agar tidak rewel dan nyaman ketika ditinggal sendirian.

Bayi membutuhkan waktu agar terbiasa tidur sendirian. Lakukan hal ini secara perlahan dan jangan terburu-buru serta lakukan dengan sabar. (mdk/RWP)

Baca juga:
Kedekatan Ibu-Anak Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Logisnya
Ini Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua Ketika Buah Hati Lakukan Gerakan Tutup Mulut
Bolehkah Membangunkan Bayi untuk Menyusui Bayi Ketika Sedang Tidur?
Terlalu Overprotektif pada anak Bisa Buat Perkembangan Terhambat
Ayah Ternyata Lebih Bahagia dalam Merawat Anak Dibanding Seorang Ibu
Kesabaran Jadi Kunci Utama Ketika Membesarkan Anak Bersama Mertua