Perlukah Lapisan Tisu serta Minyak Kayu Putih pada Masker?

Perlukah Lapisan Tisu serta Minyak Kayu Putih pada Masker?
SEHAT | 20 September 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Masker merupaan salah satu hal yang sangat vital saat ini dalam melindungi seseorang dari COVID-19. Penggunaan masker ini bisa mencegah penularan yang terjadi.

Pakar kesehatan merekomendasikan pemakaian masker kain tiga lapis untuk memberikan perlindungan hingga 90 persen terhadap penularan virus penyebab COVID-19, asalkan pas saat dikenakan, tepat jenis kain dan melepasnya secara tepat. Walau begitu, perlukah menambah lapisan tisu pada masker yang digunakan?

"Menurut studi ilmiah tidak perlu (pakai tisu). Prof. Wiku (Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19) menyarankan tiga lapis. Dengan kita menutup (pakai masker) dan mengurangi droplet yang keluar, harusnya penularan akan ditekan atau berkurang sampai 85 persen. Sudah banyak data ilmiahnya, bahkan penelitian bilang 90 persen. Sepenting itu memakai masker, asal memakainya benar dan masker yang dipilih benar," ujar Praktisi klinik sekaligus relawan COVID-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i dilansir dari Antara.

Dari sisi bahan, katun cult direkomendasikan karena memiliki kerapatan 180 benang per inci dan mampu menyaring partikel-partikel halus.

"Bahan yang bagus katun. Kalau katun bagus katun cult yaitu katun dengan kerapatan 180 benang per inci. Dilihat saja katunnya agak tebal. Selain itu, boleh masker sutra karena ada kemampuan untuk mencegah masuknya partikel-partikel halus. Katun dengan sifon juga bagus," kata Fajri.

Baca Selanjutnya: Hal ini sesuai dengan temuan...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami