Posisi Salah saat Duduk Lama Bisa Jadi Penyebab Nyeri Otot dan Sendi

Posisi Salah saat Duduk Lama Bisa Jadi Penyebab Nyeri Otot dan Sendi
ilustrasi nyeri punggung. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Image Point Fr
SEHAT | 21 Juni 2021 16:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Banyak orang yang bekerja di depan komputer atau meja dengan posisi duduk dalam waktu lama. Hal ini bisa berdampak pada nyeri otot dan sendi terutama ketika posisi duduk yang dilakukan tidak benar.

Hal ini disampaikan sports and physical physiotherapist, Asep Azis, SST. Ft. Menurutnya, organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan untuk banyak melakukan aktivitas fisik. Bagi usia dewasa, aktivitas fisik yang perlu dilakukan minimal 150 menit dalam seminggu.

“Itu bisa kita bagi dengan beban yang moderate di mana kombinasi di dalamnya ada aktivitas aerobik, penguatan otot, dan lain-lain,” ujar Asep dalam seminar daring Combiphar, beberapa waktu lalu.

Masalahnya, lanjut Asep, di masa pandemi COVID-19 banyak orang yang bekerja dari rumah dan duduk dalam waktu lama. Hal ini menjadi salah satu penyebab cedera kronik atau cedera akibat proses yang berjalan lama tanpa ditangani dengan baik.

Cedera kronik yang tidak ditangani dapat memicu masalah sendi dan otot yang berkepanjangan, kata Asep. Contoh dari cedera kronik adalah nyeri pinggang, nyeri leher, nyeri pundak, dan osteoarthritis di lutut atau pinggul.

“Ada juga yang sakit di sekitar daerah bahunya, bahkan akhirnya terjadi masalah lain seperti pusing yang sebenarnya disebabkan ketegangan otot sekitar leher,” terangnya.

Baca Selanjutnya: Penyebab Nyeri Otot dan Sendi...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami