Pusing saat naik pesawat, sakit kepala jenis baru?

Pusing saat naik pesawat, sakit kepala jenis baru?
SEHAT | 11 Juni 2012 16:40 Reporter : Kun Sila Ananda

Merdeka.com - Bepergian bisa menyebabkan 'sakit kepala' bagi banyak orang, baik melalui darat, laut, maupun udara. Namun berdasarkan laporan Daily Mail, para ilmuwan di Italia menyatakan bahwa rasa sakit saat bepergian menggunakan pesawat lebih parah dibandingkan yang lainnya.

Rasa sakit pada kepala yang diakibatkan bepergian menggunakan pesawat ini baru diketahui sejak tahun 2004. Gejala-gejalanya pun dapat diketahui, antara lain posisi sakit kepala yang hanya pada satu bagian dan dekat mata.

Menurut Times of India, para peneliti kemudian mendesak bahwa sakit kepala ini harus dimasukkan dalam kategori khusus, sehingga dokter bisa mendiagnosa dan mengobatinya dengan benar.

Ketua peneliti Frederico Mainardi dari Giovanni e Paolo Hospital in Venice, mengatakan bahwa penyakit sakit kepala ini secara khusus berkaitan dengan penerbangan, dan biasanya muncul setelah pesawat mendarat.

Biasanya sakit kepala ini hanya bertahan sebentar, yaitu sekitar 30 menit pada 96% orang yang mengalaminya.

"Apakah sakit kepala karena pesawat adalah penyakit yang unik? Menurutku iya. Namun yang lainnya mungkin tidak setuju," kata R Alla Purdy, neurolog dan profesor di Dalhousie Medical School di Halifax, Kanada.

"Tak ada yang tahu apa penyebabnya. Tak ada yang tahu berapa banyak orang yang memiliki penyakit ini, dan tak ada yang tahu bagaimana mengatasinya," tambahnya.

Karena penyebab rasa sakit pada kepala akibat perjalanan dengan pesawat ini masih belum diketahui, Mainardi menyarankan agar penyakit ini diklasifikasikan sebagai salah satu jenis penyakit, sehingga bisa dipelajari lebih lanjut. (mdk/kun)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami