Rentan Alami Masalah Kesehatan Jiwa Selama Pandemi, Ini Saran Pakar untuk Pelajar

Rentan Alami Masalah Kesehatan Jiwa Selama Pandemi, Ini Saran Pakar untuk Pelajar
belajar daring. ©2020 Merdeka.com/freepik.com
SEHAT | 16 Desember 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pandemi COVID-19 yang terjadi telah menyebabkan perubahan pola belajar pada pelajar. Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan saat ini berisiko membuat pelajar mengalami masalah kesehatan jiwa.

Menurut penelitian yang dilakukan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) pada Mei lalu menemukan 69 persen peserta survei mengalami masalah psikologi terkait COVID-19.

Data ini disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa DKI Jakarta Dr. dr. Nova Riyanti Yusuf SpKJ. Menurutnya, kondisi ini perlu diwaspadai mengingat dampaknya juga akan dirasakan para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.

Ia menambahkan, situasi ini dapat diantisipasi bila para guru maupun orang tua mengenali gejala awal gangguan kesehatan jiwa yang dialami oleh pelajar.

“Untuk mencegah hal ini, diperlukan kerja sama oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Mulai dari pemangku kebijakan, penyelenggara hingga ke orangtua siswa,” katanya beberapa waktu lalu.

Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah mengikutsertakan edukasi tentang kesehatan jiwa pada murid. Pihak sekolah juga harus terbuka pada anak-anak yang ingin menceritakan tentang masalah kesehatan jiwanya.

“Mungkin kalau dimasukkan dalam kurikulum akan lama prosesnya, maka dapat disertakan saja edukasinya dalam pembelajaran sehari-hari,” terangnya.

Baca Selanjutnya: Adaptasi Bagi Semua Pihak...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami