Santan dan Kafein Penting untuk Dihindari Usai Lebaran

Santan dan Kafein Penting untuk Dihindari Usai Lebaran
Ilustrasi kopi. ©Unsplash/Nathan Dumlao
SEHAT | 13 Mei 2022 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Momen hari raya Idulfitri selalu lekat kaitannya dengan makanan bersantan. Kondisi ini biasanya juga dilanjutkan dengan tradisi kupatan yang dilaksanakan di sejumlah daerah sekitar seminggu setelah Lebaran.

Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Fitri Hudayani, SST, SGz, MKM menjelaskan bahwa ternyata makanan tinggi lemak bisa menyebabkan stamina tubuh menurun hingga mudah lelah.

Selain makanan-makanan bersantan yang biasa dihidangkan saat lebaran, Fitri juga menambahkan beberapa jenis makanan lain yang bisa menyebabkan badan cepat lemas. Misalnya saja seperti makanan yang digoreng. Oleh sebab itu, setelah libur lebaran usai Fitri mengimbau kepada masyarakat untuk kembali mengurangi konsumsi makanan-makanan berlemak tinggi.

"Makanan yang harus dibatasi adalah makanan yang mengandung tinggi lemak misalnya gorengan, makanan bersantan, makanan berlemak terutama apabila makanan selama libur lebaran memang makanan yang mengandung lemak tinggi," jelas Fitri beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.

Tak hanya dapat membuat tubuh mudah lelah, makanan-makanan tersebut juga dapat memicu penyakit bagi tubuh. Untuk penderita hipertensi, diabetes dan lema tubuh tinggi, Fitri juga menyarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula serta makanan yang tinggi akan garam.

"Makanan dan minuman yang mengandung gula yang tinggi serta makanan yang mengandung banyak garam terutama jika ada masalah kesehatan misalnya kelebihan berat badan hipertensi, diabetes dan lemak tubuh yang tinggi," katanya.

2 dari 2 halaman

Hindari Konsumsi Kafein

Usai pulang dari mudik lebaran, Fitri juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi kafein. Sebab, terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat mengganggu proses istirahat. Sehingga, istirahat pun akan menjadi kurang maksimal dan dapat mengakibatkan tubuh jadi lemas dan kurang bertenaga.

"Batasi juga konsumsi kafein karena dapat mengganggu proses istirahat misalnya dengan hilangnya rasa kantuk sehingga durasi tidur menjadi berkurang," imbau Fitri.

"Yang terakhir dan juga penting adalah mulai melakukan olahraga rutin agar membantu pembakaran kelebihan konsumsi energi yang lebih dan menjaga tubuh tetap bugar pasca libur lebaran," tandasnya. (mdk/RWP)

Baca juga:
Pentingnya untuk Mempertahanka Asupan Gizi Seimbang setelah Lebaran
Cara Tetap Sehat dan Aman Konsumsi Makanan Khas Lebaran
4 Makanan yang Aman Dimakan Saat Perut Kosong
Kerap Sebabkan Kantuk, Waspadai Sejumlah Makanan Ini saat Mudik
Cara Makan Sehat bagi Pasien Diabetes dan Hipertensi saat Lebaran
Waspadai Balas Dendam dengan Makan Tak Terkontrol selama Lebaran

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini