Sering Kumpul dengan Teman Dekat Bisa Buat Kamu Terhindar dari Datangnya Penyakit

SEHAT | 17 Juni 2019 08:10 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Memiliki teman dekat ternyata tidak hanya menyenangkan saja namun juga bisa membuat kamu menjadi sehat. Sebuah penelitian menyebut bahwa menghabiskan waktu dua kali dalam seminggu dengan teman dekat bisa memberikan stabilitas pada fisik dan mental yang lebih baik.

Dilansir dari Mayo Clinic, diketahui bahwa mereka yang memiliki teman dekat dan banyak menghabiskan waktu dengannya cenderung tidak kesepian dan mendapat manfaat kesehatan. Manfaat ini mencakup meningkatnya rasa kepemilikan dan tujuan, menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kepercayaan diri serta penghargaan pada diri sendiri.

Teman baik juga membuatmu lebih mudah untuk mengatasi trauma dari penyakit serius, kehilangan pekerjaan, serta kematian dari orang dekat. Teman juga merupakan seseorang yang mendukungmu untuk menghindari gaya hidup tak sehat seperti makan berlebih, minum, dan merokok.

Dilansir dari Huffington Post, Dr. Robin Dunbar, seorang profesor psikologi evolusi menyebut bahwa baik pria dan wanita yang memiliki jaringan sosial baik cenderung lebih sehat secara fisik dan emosi. Sebuah studi yang dilakukan oleh UCLA juga menjelaskan bahwa wanita memiliki mekanisme perlindungan diri yang menyebut bahwa wanita merespons stres lebih baik ketika dikelilingi oleh teman.

Tubuh manusia bakal melepaskan oksitosin ketika mereka menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai. Dunbar menyebut bahwa pria juga memiliki mekanisme perlindungan diri yang sama dengan berpartisipasi pada olahraga kelompok atau saling ejek dengan teman.

Dunbar juga mengatakan bahwa seseorang harus menjaga hubungan baik dengan teman sebelum mendapat manfaat ini. Hubungan pertemanan yang hangat bisa diperkuat ketika kamu bertemu dengan teman dua kali dalam seminggu, secara khusus dengan empat teman yang dekat denganmu.

Sebuah penelitian menyebut bahwa kita biasanya memiliki sebagian besar teman ketika kita menyentuh usia 25 tahun. Psikolog, Linda Blair menyarankan bahwa kamu sebaiknya tidak begitu menekan diri untuk menjaga hubungan pertemanan yang baik serta jangan berusaha membuat banyak hubungan baru.

Baca juga:
Benarkah Tunanetra Memiliki Kemampuan Pendengaran yang Lebih Tajam?
Pengguna Alat Pacu Jantung Tak Perlu Khawatir Ketika Melewati Pemeriksaan di Bandara
Mata Jadi Merah Karena Berenang? Ini Penyebab Utamanya
Begini Trik Nyaman Agar Anak Nyaman Melalui Perjalanan Menggunakan Pesawat
Mengenal Apa Itu PCOS dan Bagaimana Cara Mengatasinya

(mdk/RWP)