Tak Boleh Sembarangan, Begini Cara Menyimpan Obat dan Membuangnya saat Kedaluwarsa

Tak Boleh Sembarangan, Begini Cara Menyimpan Obat dan Membuangnya saat Kedaluwarsa
Ilustrasi obat. Shutterstock/NorGal
SEHAT | 13 Oktober 2021 09:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pada obat-obatan yang tidak habis dikonsumsi hingga kedaluwarsa, kita tidak boleh memperlakukannya secara sembarangan. Pada saat obat tersebut hendak dibuang, terdapat panduan yang harus diikuti.

Pada dasarnya, setiap obat harus segera dibuang bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Namun, obat yang dibuang secara sembarangan dapat mencemari lingkungan sekitar. Obat yang tidak dibuang pada tempatnya juga rentan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berikut panduan membuang obat yang benar menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), seperti dikutip dari Materi Edukasi tentang Peduli Obat dan Pangan Aman (2015)

Cara Buang Obat dengan Benar

- Hilangkan semua label dari wadah obat.
- Untuk kapsul, tablet atau bentuk padat lain, hancurkan dahulu dan campur obat tersebut dengan tanah, atau bahan kotor lainnya. Masukkan plastik dan buang ke tempat sampah.
- Untuk cairan selain antibiotik, buang isinya pada kloset. Dan untuk cairan antibiotik buang isi bersama wadah dengan menghilangkan label ke tempat sampah.
- Pastikan obat harus dimusnahkan dan tidak tersisa.

Sementara itu, mengutip laman resmi FDA atau BPOM Amerika Serikat, antibiotik termasuk dalam jenis obat-obatan yang berbahaya jika dibuang langsung ke toilet. Hal ini karena bakteri pembusuk dalam saluran pembuangan tidak berfungsi jika terkena obat tersebut sehingga menyebabkan penumpukan tinja membuat saluran tersumbat. Demikian pula dengan opiat (fentanyl, morfin, diazepam, oxycodone, buprenoprhine), obat-obatan kemoterapi, hingga obat antijamur dan antivirus.

Baca Selanjutnya: Cara Menyimpan Obat...

Halaman

(mdk/RWP)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami