Tak Hanya Buat Gemuk, Pola Makan ala Barat juga Bisa Berdampak pada Kerja Otak

Tak Hanya Buat Gemuk, Pola Makan ala Barat juga Bisa Berdampak pada Kerja Otak
Ilustrasi otak. ©2018 Merdeka.com/Pixabay
SEHAT | 26 Februari 2020 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Pola makan ala barat telah diketahui memiliki sejumlah dampak buruk pada kesehatan. Jenis makanan ini kurang sehat serta mengandung lemak dan gula yang tinggi sehingga tidak disarankan untuk dilakukan.

Selama ini, makanan tersebut dihubungkan bisa membuat seseorang gemuk. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa pola makan jenis ini bisa membuat kinerja otak menjadi terganggu.

Dilansir dari NY Post, temuan ini diketahui melalui hasil penelitian yang dipublikasikan pada Royal Society. Diketahui bahwa bahkan ketika kamu kurus dan sehat, konsumsi makanan ini selama seminggu bisa berdampak pada kerja otak dan bahwa membuat seseorang sulit mengontrol selera makan.

"Setelah mengonsumsi makanan ala barat selama seminggu, makanan seperti cemilan dan cokelat menjadi lebih diinginkan ketika kamu tengah kenyang," terang Richard Stevenson, profesor psikologi dari Macquarie University, Sydney.

"Hal ini bakal lebih sulit untuk ditolak, membuatmu makan lebih banyak, sehingga berdampak lebih banyak kerusakan pada hippocampus," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Stevenson menyebut respons ini sebagai...

Halaman

(mdk/RWP)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami