Tak Selalu Berhubungan dengan Pencernaan, Ketahui 4 Tanda Keracunan Makanan

Tak Selalu Berhubungan dengan Pencernaan, Ketahui 4 Tanda Keracunan Makanan
Ilustrasi keracunan makanan. ©Shutterstock/DmitriMaruta
SEHAT | 6 Oktober 2022 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Kondisi keracunan makanan merupakan sebuah masalah yang mungkin muncul ketika kamu sembrono dalam memilih makanan. Masalah ini biasanya bisa terjadi dalam beberapa hari dan berakhir.

Walau kadang terjadi secara singkat, namun keracunan makanan ini bisa sangat menyiksa.

"Walau sebagian besar masalah keracunan makanan ini bisa berakhir dengan sendirinya, pastikan untuk memeriksa frekuensi dan durasi dari gejala yang dialami (muntah, diare, dan lain sebagainya)," terang Amargo Couture, dietisien dari Staten Island University Hospital dilansir dari EatThis.

"Jika muntah ini terus-menerus terjadi, sebaiknya kamu segera ke dokter untuk di-evaluasi dan ditangani agar tidak mengalami dehidrasi," sambungnya.

Couture menyatakan bahwa sejumlah kasus keracunan makanan bisa menjadi berbahaya jika tidak segera diatasi. Dampak masalah ini bisa berupa dehidrasi ringan hingga parah atau bahkan terjadinya paralisis pada otot pernapasan.

"Pastikan untuk mencuci tangan ketika memegang makanan, dinginkan makanan secepatnya pada wajan yang pas agar memperoleh suhu yang tepat, hindari kontaminasi antara makanan matang dan mentah, serta hindari zona berbahaya temperatur makanan untuk mencegah bakteri berkembang biak berlipat," saran Couture.

Ketika seseorang mengalami keracunan makanan, sejumlah kondisi bisa dialami oleh tubuhnya. Dilansir dari EatThis, berikut sejumlah tanda yang bisa muncul ketika tubuh keracunan makanan.

2 dari 3 halaman

Sakit Perut dan Diare serta Mual dan Muntah

dan diare serta mual dan muntah rev1

1. Sakit Perut dan Diare

"Kondisi pencernaan yang tak nyaman akibat keracunan makanan merupakan cara tubuh untuk mengembalikan kesehatan dengan bereaksi pada racun yang dicerna sehingga menyebabkan iritasi pada lapisan usus dan perut," terang Couture.

"Gejala dan tanda ini mungkin bisa muncul beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, atau bahkan beberapa hari dan minggu setelah mengonsumsinya," sambungnya.

2. Mual dan Muntah

Racun yang masuk ke tubuh kita akibat racun dari makanan ini bisa menyebabkan mual dan muntah. Kandungan racun ini bakal berusaha dinetralkan dan dikeluarkan oleh tubuh.

Pada saat hal ini terjadi, pastikan menjaga asupan air agar terhindar dari dehidrasi. Hal ini bisa rentan terjadi pada saat kamu keracunan makanan.

3 dari 3 halaman

Lesu dan Lelah serta Pandangan Memburam dan Meracau

lelah serta pandangan memburam dan meracau rev1

3. Lesu dan Lelah

"Lesu dan lelah merupakan gejala lain dari keracunan makanan karena dilepaskannya zat kimia bernama sitokin," terang Couture.

Sitokin merupakan pengatur respons imun tubuh terhadap infeksi. Penyebab lain dari lesu dan lelah ini mungkin disebabkan oleh hilangnya selera makan sehingga kamu merasa lelah sepanjang waktu.

4. Pandangan Memburam dan Meracau

Dampak lain yang bisa muncul dari keracunan makanan adalah terjadinya paralisis. Hal ini terjadi karena neurotransmiter otak yang terhadang sehingga menyebabkan munculnya masalah.

Terjadinya gangguan pada otak ini bisa menimbulkan beragam dampak. Kondisi ini menimbulkan pelopak mata yang turun, pandangan memburam, omongan meracau, dan bahkan memengaruhi otot pernapasan.

(mdk/RWP)

Baca juga:
Sering Konsumsi Es Teh Manis Bisa Pengaruhi Kondisi Kesehatan Jantung
5 Macam Makanan yang Penting Dikonsumsi untuk Memberi Suntikan Energi Seketika
Begini Cara Aman Konsumsi Karbohidrat agar Tidak Sebabkan Kenaikan Berat Badan
Bisa Bermasalah, Ketahui 3 Masalah yang Muncul dari Terlalu Banyak Minum Air Putih
6 Makanan yang Bisa Membuatmu Jadi Target Gigitan Nyamuk

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini