Tanpa disadari, 5 hal ini bisa sakiti sehatnya hati kamu

SEHAT | 16 Desember 2015 16:03 Reporter : Siti Rutmawati

Merdeka.com - Terlalu banyak gula tidak hanya buruk bagi kesehatan gigi kamu, tetapi dapat membahayakan hati kamu juga. Organ ini hanya menggunakan satu jenis gula yang disebut dengan fruktosa untuk memproduksi lemak. Sehingga ketika terjadi asupan gula dan fruktosa yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak yang akan menjadi kabar buruk bagi kesehatan hati kamu.

Beberapa studi menunjukkan bahwa gula dapat merusak hati seperti halnya alkohol. Selain gula, ada beberapa hal lain yang tanpa kamu sadari mampu menyakiti kesehatan hati. Melansir dari WebMD.com, berikut ini merupakan lima hal yang dapat mengganggu kesehatan hati.

1 dari 5 halaman

MSG (Monosodium Glutamate)

Ilustrasi keripik kentang. Shutterstock/Pablo Hidalgo

MSG memiliki keistimewaan untuk meningkatkan cita rasa pada banyak makanan terutama pada makanan siap saji dan makanan kemasan. Pada makanan kemasan MSG biasanya tercantum dengan nama protein hidrolisat nabati,yeast extract, atau soy extract. Sayangnya, efek MSG pada hati tidak selezat rasanya.

Beberapa studi yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut dapat memicu lemak hati, dan peradangan yang menyebabkan penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) dan kanker hati. Namun hingga kini, para ilmuwan masih melakukan peninjauan penelitian untuk mengetahui apakah MSG mempengaruhi manusia dengan cara yang sama.

2 dari 5 halaman

Suplemen Herbal

Ilustrasi obat herbal. ©Shutterstock.com/Melpomene

Hanya karena label yang melekat pada suplemen yang kamu miliki menuliskan "alami", ini bukan berarti bahwa suplemen tersebut aman. Salah satu bahaya serius yang harus kamu waspadai adalah kava kava. Ini adalah jenis herbal yang dapat meringankan gejala menopause dan membantu seseorang menjadi lebih santai.

Studi menunjukkan bahwa herbal tersebut dapat mengganggu fungsi hati sehingga menyebabkan hepatitis dan gagal hati. Untungnya penggunaan kava-kava telah dilarang di beberapa negara, termasuk Indonesia. Meskipun begitu, kamu harus lebih teliti sebelum kamu memilih suplemen herbal.

3 dari 5 halaman

Obesitas

Ilustrasi obesitas. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Byjeng

Jika kamu memiliki berat badan berlebih atau obesitas, lemak juga dapat menumpuk dalam sel-sel hati kamu. Ini dapat menyebabkan NAFLD (non-alcoholic fatty liver disease)yang menyebabkan hati mengalami pembengkakan. Seiring waktu, jaringan parut mengeras dan menggantikan jaringan sehat. Dalam istilah medis ini dikenal dengan sirosis.

Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas, setengah baya, atau memiliki diabetes memiliki risiko tinggi terkena NAFLD. Hingga saat ini, NAFLD belum ada obatnya. Salah satu cara pencegahan yang bisa kamu lakukan adalah mengatur pola makan dengan baik serta olahraga dengan teratur. 

4 dari 5 halaman

Soft Drink

Ilustrasi minuman bersoda. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Brent Hofacker

Para ilmuwan meneliti diet dari sekelompok orang dengan NAFLD. Mereka meneliti dengan mempertimbangkan berat badan, jumlah lemak dalam darah, dan diabetes yang dimiliki oleh orang-orang tersebut. Salah satu hal yang paling menonjol dari mereka adalah 80% dari orang-orang tersebut mengonsumsi dua atau lebih soft drink setiap hari.

Tak peduli soft drink tersebut mengandung kalori atau tidak, yang pasti kandungan gula dalam minuman tersebutlah yang menjadi penyebabnya. Belum ada bukti yang kuat, hanya saja para peneliti meyakini bahwa pemanis buatan adalah biang keladinya.

5 dari 5 halaman

Lemak trans

Ilustrasi mentega. ©2015 Merdeka.com/www.foodforsport.co.za

Lemak trans adalah lemak buatan manusia biasanya digunakan dalam makanan kemasan dan makanan yang dipanggang. Dalam makanan kemasan lemak trans biasa tertulis dengan nama partially hydrogenated vegetable oil atau vegetable shortening.

Mengonsumsi lemak trans dalam jumlah tinggi tak hanya menyumbang pada kelebihan berat badan, tetapi juga bisa menyakiti hati kamu. Berdasarkan sebuah studi yang melakukan uji coba pada tikus, memberikan tikus makanan dengan lemak trans yang tinggi mengalami kerusakan hati hanya dalam waktu empat bulan. (mdk/SRA)

Baca juga:
Jangan keliru, ketahui fakta di balik 5 mitos tentang diabetes ini!
Teliti, ini 5 penyakit tak terduga yang dipicu menopause
Payudara pria tumbuh besar? Bisa jadi gejala penyakit hati!
Wanita gendut dan suka alkohol rentan penyakit hati kronis