Terapi Plasma Konvalesen Diharapkan Bisa Atasi Pandemi Covid-19

Terapi Plasma Konvalesen Diharapkan Bisa Atasi Pandemi Covid-19
Donor darah. ©2020 Merdeka.com/freepik.com
SEHAT | 30 Mei 2021 14:40 Reporter : Titah Mranani

Merdeka.com - Menghadapi pandemi covid-19 yang masih belum tahu kapan akan berakhir. Berbagai macam cara dilakukan untuk mencari penanganan yang tepat guna menyembuhkan penyakit yang menyerang pernapasan ini. Salah satu metode yang digunakan untuk menangani covid-19 adalah dengan terapi plasma konvalesen.

Dr. dr. Theresia Monica dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha mengatakan bahwa terapi plasma konvalesen bisa membantu pasien membentuk antibodi untuk melawan virus penyebab covid-19.

Monica menjelaskan bahwa terapi plasma konvalesen merupakan salah satu bentuk dari vaksinasi pasif yang diambil dari pasien sembuh COVID-19. Plasma dari pasien sembuh tersebut mengandung kekebalan tubuh yang cukup tinggi.

Namun, lebih lanjut Monica menjelaskan dalam webinar internasional bertema "Convalescent Plasma Therapy", yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha (UKM) seperti yang dikutip dari Liputan6.com, "Antibodi yang terkandung dalam plasma berfungsi mengeliminasi virus, bukan untuk memperbaiki organ yang rusak."

Dalam perjalanan mengobati pasien covid-19 dengan menggunakan terapi plasma konvalesen (TPK), diakui Monica bahwa banyak penelitian dengan hasil yang berbeda. Ada yang memberikan hasil mendukung, namun ada juga yang sebaliknya. Tetapi, dokter yang juga Ketua Pusat Pengembangan, Inovasi & Kerja Sama (PPIDK) FK UKM ini menjelaskan bahwa keberhasilan TPK tergantung dari beberapa faktor utama, yaitu: dosis, kadar antibodi, dan waktu pemberian.

Selain itu, bagi pendonor plasma juga memiliki peran penting, seperti yang dijelaskan Dr. dr. Ria Syafitri Eva Gantini, M.Biomed dari Palang Merah Indonesia. Ria mengatakan ada kondisi atau kriteria tertentu dari pendonor yang harus diperhatikan agar terapi plasma konvalesen bisa bekerja maksimal.

Ria menyebut, ada delapan syarat untuk menjadi donor plasma konvalesen, yaitu:

1. Usia 18-60 tahun
2. Berat badan minimal 55 kg,
3. Diutamakan pria, atau jika perempuan belum pernah hamil,
4. Pernah terkonfirmasi Covid-19,
5. Surat keterangan sembuh dari dokter yang merawat,
6. Bebas keluhan minimal 14 hari,
7. Tidak menerima transfusi darah selama 6 bulan terakhir, dan
8. Lebih diutamakan yang pernah mendonorkan darah.

Baca Selanjutnya: Pernah Digunakan saat Pandemi Flu...

Halaman

(mdk/ttm)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami